Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Disaksikan Prabowo, PT PAL Teken Perjanjian Lisensi Kapal Perang Canggih dengan Inggris

Angkatan Laut Inggris dan Indonesia, akan memiliki kapal yang sama dan telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kapal perang itu diharapkan dapat memudahkan latihan dan komunikasi.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia melalui perusahaan milik negara, PT PAL, mendapat lisensi untuk memproduksi kapal perang fregat dari perusahaan Inggris, Babcock.

Nantinya, kapal fregat akan dikerjakan di Indonesia, dengan disain khusus serta spesifikasi yang memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Indonesia. Kapal fregat adalah kapal perang yang dibangun dengan kecepatan dan kemampuan manuver.

Kesepakatan ini ditandatangani di London, Inggris, dalam acara "Defense and Security Equipment International (DSEI) 2021." Penandatanganan disaksikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace pada Kamis (16/9/2021).

Babcock, perusahaan kedirgantaraan, pertahanan dan keamanan yang berbasis di Inggris memulai proses pembuatan kapal minggu depan. Babcok juga mulai membangun desain fregat Arrowhead 140 (AH140) untuk Angkatan Laut Inggris di Skotlandia.

Angkatan Laut Inggris dan Indonesia, akan memiliki kapal yang sama dan telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kapal perang itu diharapkan dapat memudahkan latihan dan komunikasi.

Desain dasar fregat Arrowhead 140 dapat dikonfigurasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan angkatan laut. PT PAL akan merancang modifikasi yang diperlukan untuk mengkonfigurasi Arrowhead 140 untuk kebutuhan Indonesia.

Kapal perang ini memiliki keunggulan lain yaitu bisa mengidentifikasi masalah lebih awal, sehingga biaya pemeliharaan bisa disesuaikan dengan anggaran negara. Pembuatan kapal di Indonesia juga akan membutuhkan tenaga kerja, meningkatkan perekonomian serta keamanan regional.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan Indonesia dan Inggris memiliki hubungan pertahanan dan keamanan yang sangat baik. Nota kesepahaman kedua negara melingkupi berbagai hal mulai dari siber hingga pertahanan, angkatan laut dan maritim.

Menurut Owen, angkatan laut kedua negara rutin bertemu setiap dua tahun. Indonesia dan Inggris juga memiliki agenda pelatihan bersama tentang keamanan maritim.

“Berbagi kapal baru yang sama adalah langkah lanjut yang seharusnya dilakukan. Saya sangat menantikan rekan-rekan kami di Indonesia membangun kapal ini di dermaga Surabaya” ujar Owen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Sumber : Tempo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper