Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Jamin Semua Vaksin Aman dan Halal

Pemerintah menjamin seluruh vaksin yang telah mendapat izin di Indonesia adalah vaksin yang halal.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 30 Agustus 2021  |  15:35 WIB
Sentra vaksinasi di Jawa Barat. - Istimewa
Sentra vaksinasi di Jawa Barat. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy kembali memperingatkan agar masyarakat tidak pilih-pilih jenis vaksin apabila hendak mengikuti program vaksinasi Covid-19

Bila kekhawatirannya adalah halal atau tidaknya vaksin, dia menjamin seluruh vaksin yang telah mendapat izin di Indonesia adalah vaksin yang halal.

"Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk segera ikut menyukseskan program vaksinasi ini dengan datang ke lokasi-lokasi pelaksanaan vaksinasi. Jangan pilih vaksin, karena semua sama berkhasiat dan insyaallah semuanya juga halal," kata Muhadjir dalam konferensi pers penyambutan kedatangan vaksin tahap 45 di Bandara Soekarno Hatta Senin (30/8/2021).

Sebagai informasi, sejak Januari 2021 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat terhadap enam jenis vaksin di Indonesia untuk menangani pandemi Covid-19. Masing-masing adalah vaksin racikan Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer dan terakhir Sputink V.

Nama terakhir, yang diprakarsai The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Rusia, mendapat izin sejak Selasa (24/8) pekan lalu. 

Hingga hari ini, secara stok, Indonesia telah mendatangkan lebih dari 200 juta vaksin dalam bentuk jadi maupun bulk. Pemerintah menargetkan kedatangan vaksin bisa mencapai lebih dari 400 juta dosis per akhir tahun guna mencapai target kekebalan kelompok atau herd immunity.

Adapun secara penyuntikan, pemerintah memasang target 2 juta dosis per hari bisa tercapai per akhir bulan ini.

Muhadjir mengatakan sampai tanggal 26 Agustus 2021, capaian vaksinasi dosis pertama adalah sebesar 28,53 persen sedangkan vaksin dosis kedua sebesar 16,02 persen.

"Karenanya pemerintah mengajak semua pihak, baik itu organisasi organisasi sosial kemasyarakatan, para tokoh-tokoh keagamaan, dan tokoh masyarakat para swasta pelaku usaha organisasi-organisasi swadaya masyarakat dan volunteer untuk terus saling bahu membahu bekerja sama untuk demi suksesnya vaksinasi nasional ini," tandas Muhadjir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPOM vaksinasi muhadjir effendy Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top