Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Putusan Akhir PKPU Waskita Beton (WSBP) Ditunda, Ini Penyebabnya

Putusan akhir perkara PKPU Waskita Beton ditunda sampai dengan Selasa (3/8/2021) karena belum siapnya salinan dokumen dari panitera pengganti.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 31 Juli 2021  |  20:42 WIB
Korporasi beton PT Waskita Beton Precast Tbk. - Istimewa
Korporasi beton PT Waskita Beton Precast Tbk. - Istimewa

 

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menunda sidang putusan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU yang diajukan oleh PT Honindo Pratama Mandiri terhadap PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Sidang putusan semula akan berlangsung pada Selasa (27/7/2021. Namun karena salinan dokumen dari panitera pengganti belum diterima, putusan PKPU WSBP diundur hingga Selasa (3/7/2021).

“Pembacaan putusan akhir ditetapkan untuk dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Agustus 2021,” demikian dikutip dari keterbukaan informasi, Sabtu (31/7/2021).

Adapun agenda sidang sebelumnya adalah penyerahan kesimpulan para pihak pada Selasa (13/7/2021).

"Pembacaan putusan akhir akan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 27 Juli 2021," demikian penjelasan perseoran dalam keterbukaan informasi yang dikutip Bisnis, Jumat (16/7/2021).

Sebelumnya, gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU belum berhenti menerpa PT Waskita Beton Precast Tbk (Waskita Beton).

Waskita Beton harus menghadapi dua gugatan PKPU sekaligus. Dua gugatan itu diajukan masing-masing oleh PT Sinar Mutiara Sempurna beserta PT Samudra Raya Jaya dan PT Honindo Pratama Mandiri.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta pkpu waskita beton precast
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top