Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hadapi Covid-19 Varian Delta, Jokowi: Kita Harus Tahan Banting!

Jokowi mengungkapkan alasan mengapa pemerintah tidak menerapkan kebijakan lockdown untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 30 Juli 2021  |  13:20 WIB
Hadapi Covid-19 Varian Delta, Jokowi: Kita Harus Tahan Banting!
Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaptation Summit (KTT CAS) 2021, pada Senin (25/1/2021). - Biro Pers Sekretariat Presiden
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaku usaha mikro dan kecil untuk bekerja lebih keras dan tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat membagikan Banpres Produktif kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7).

Presiden menerangkan bahwa semua kalangan melewati situasi yang tidak mudah selama pandemi. Tidak hanya usaha mikro dan kecil, pengusaha kelas menegah dan besar juga mengalami kondisi serupa.

Selain itu, keterpurukan ekonomi tidak hanya dilewati oleh pebisnis lokal, akan tetapi menjalar hingga di tingkat global. Pemerintah juga akhirnya mengeluarkan kebijakan PPKM Darurat dilanjutkan dengan PPKM Level 4 untuk membendung penyebaran Covid-19, khususnya setelah varian Delta terdeteksi masuk Indonesia.

“Oleh sebab itu, bapak ibu semuanya harus bekerja keras lagi, tahan banting. Keadaan ini kita, saya ngomong apa adanya bukan menakut-nakuti, tapi kasus virus Corona ini akan selesai kapan WHO pun juga belum bisa memprediksi,” kata Jokowi, Jumat (30/7/2021).

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah terus mengupayakan yang terbaik dalam penanganan Covid-19. Tidak hanya mengutamakan sisi kesehatan, tetapi juga tetap memperhatikan sisi ekonomi.

Kepala Negara juga mengungkapkan alasan pemerintah tidak menerapkan kebijakan lockdown untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Enggak bisa kita tutup, seperti negara lain lockdown. Lockdown itu artinya tutup total,” ujarnya.

Dia menerangkan bahwa PPKM Darurat sama dengan semi-lockdown. Menurutnya, saat diberlakukan semi-lockdown, masyarakat sudah menjerit agar usahanya diizinkan buka.

"Saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit minta untuk dibuka," ucap Jokowi.

Apabila dilakukan lockdown lanjut Jokowi, situasi di lapangan akan lebih mengkhawatirkan. Selain itu kata dia, belum ada jaminan lockdown akan menyelesaikan masalah.

“Oleh sebab itu, sekali lagi Bapak-Ibu semuanya harus bekerja lebih keras lagi dalam situasi seperti ini, bertahan dengan sekuat tenaga. Meskipun mungkin omzetnya turun sampai 75 persen, turun sampai separuh ya tetap harus kita jalani,” terangnya.

Sementara itu, Jokowi membagikan Banpres Produktif kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil secara simbolis di Istana Merdeka, Jakarta. Pemerintah membagikan bantuan dengan total Rp15,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi usaha mikro Covid-19 Covid-19 Varian Delta
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top