Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Brasil Dilarikan ke Rumah Sakit untuk Operasi Darurat

Ada kekhawatiran tentang kesehatan pemimpin sayap kanan itu sejak dia ditikam di bagian lambung dan mengenai usus saat berkampanye pada 2018.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 15 Juli 2021  |  07:15 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro membuat tanda hati saat bertemu pendukungnya di sela upacara penurunan bendera d itengah wabah Covid-19 di Istana Alvorada, Brasilia, Brasil, Jumat (24/7/2020). - Antara/Reuters\r\n
Presiden Brasil Jair Bolsonaro membuat tanda hati saat bertemu pendukungnya di sela upacara penurunan bendera d itengah wabah Covid-19 di Istana Alvorada, Brasilia, Brasil, Jumat (24/7/2020). - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Brasil Jair Bolsonaro dilarikan ke rumah sakit akibat penyumbatan usus dan  cegukan terus-menerus.

Pemimpin berusia 66 tahun itu memerlukan operasi darurat setelah menderita cegukan terus-menerus selama 10 hari, menurut laporan kantornya.

Saat ini, dia berada di Rumah Sakit Sao Paulo untuk menjalani tes usus yang tersumbat. Dalam sebuah tweet, Bolsonaro mengatakan, dia akan "segera kembali sehat".

Ada kekhawatiran tentang kesehatan pemimpin sayap kanan itu sejak dia ditikam di bagian lambung dan mengenai usus saat berkampanye pada 2018.

Bolsonaro terluka parah dalam serangan itu dan kehilangan 40 persen darahnya.

Dia telah menjalani beberapa operasi sejak penusukan itu sebagaimana dikutip BBC.com, Kamis (15/7/2021).

Presiden itu masuk rumah sakit militer di Brasilia kemarin waktu setempat dan petugas medis mengatakan, bahwa dia akan diobservasi dulu selama 24 hingga 48 jam.

Pada hari yang sama, kantor presiden mengatakan bahwa dokter Antonio Luiz Macedo, ahli bedah yang mengoperasi Bolsonaro pada 2018, telah merekomendasikan presiden dipindahkan ke Sao Paolo untuk tes tambahan dan kemungkinan operasi.

Fabio Faria, manajer komunikasi pemerintah, mengatakan kepada wartawan bahwa Bolsonaro telah dibius pada pagi hari sebelum dibawa ke Sao Paolo.

Putra presiden, Flavio menyebut ayahnya telah menjalani prosedur untuk mengeluarkan cairan dari perutnya sebagai tindakan pencegahan.

Flavio menambahkan, bahwa ayahnya mengalami kesulitan berbicara, tetapi jika operasi diperlukan, itu bukanlah prosedur yang serius.

Bolsonaro sebelumnya men-tweet foto dirinya terbaring di ranjang rumah sakit dilengkapi dengan sensor dan kabel. Seseorang yang tampak seperti pendeta berdiri di samping tempat tidurnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil operasi
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top