Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Percepat Vaksinasi, BIN Kerahkan Intel Ketuk Satu-Satu Pintu Rumah Warga

Mekanisme vaksinasi door to door mengadopsi cara beberapa negara lain yang sukses meningkatkan partisipasi dan menjangkau lebih luas masyarakat dalam program vaksinasi.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 14 Juli 2021  |  13:16 WIB
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (ketiga kiri) berbincang dengan Wakil Kepala BIN Teddy Lhaksmana (ketiga kanan) seusai mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (ketiga kiri) berbincang dengan Wakil Kepala BIN Teddy Lhaksmana (ketiga kanan) seusai mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak sekitar 50.000 orang akan divaksinasi secara door to door di 14 provinsi episentrum Covid-19 oleh aparat Badan Intelijen Negara (BIN).

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menyampaikan bahwa calon peserta vaksinasi tersebut terdiri atas 15.000 pelajar SMP, 15.000 pelajar SMA, dan 20.000 lainnya merupakan masyarakat umum.

“Saat ini kami berada di SMPN 103 Cijantung yang menjadi salah satu lokasi kegiatan vaksinasi dan seluruh kegiatan yang dilakukan di sini, vaksinasi door to door, dan vaksinasi di 14 provinsi semuanya menerapkan standard protokol kesehatan,” katanya dikutip dari YouTube Setpres, Rabu (14/7/2021).

Adapun, 14 provinsi yang menjadi sasaran penyelenggaran vaksinasi pelajar dan door to door adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Budi menambahkan bahwa program vaksinasi bagi pelajar merupakan wujud komitmen BIN yang sangat serius memberikan perhatian bagi anak usia 12-18 tahun atau pelajar SMP dan SMA yang merupakan generasi penerus bangsa.

Sementara itu, sambungnya, mekanisme vaksinasi door to door mengadopsi cara beberapa negara lain yang sukses meningkatkan partisipasi dan menjangkau lebih luas masyarakat dalam program vaksinasi.

“Semoga segala upaya dan ikhtiar ini bisa membantu mencapai target herd immunity menuju Indonesia yang hebat dalam mengatasi pandemi Covi-19 ini,” kata Budi Gunawan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali bin vaksinasi komjen budi gunawan
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top