Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GeNose Dianggap Jadi Penyebab Lonjakan Covid-19, Ini Penjelasan DPR

Ketika GeNose ditiadakan, masyarakat dinilai menjadi pihak yang paling dirugikan karena mereka tetap harus beraktivitas untuk mencari nafkah di tengah melonjaknya kasus Covid-19 saat ini.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 28 Juni 2021  |  11:24 WIB
GeNose Dianggap Jadi Penyebab Lonjakan Covid-19, Ini Penjelasan DPR
Petugas memberikan arahan sebelum mencoba tes Covid-19 dengan alat GeNose C-19 pada uji coba, di anjungan LRT Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (26/3/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – GeNose sebagai alat pendeteksi virus Covid-19 pada transportasi umun dianggap menjadi penyebab melonjaknya kasus harian Covid-19. Padahal, dengan harga yang terjangkau, alat screening ini adalah solusi masyarakat yang butuh bepergian.

Anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu menanggapi adanya desakan agar penggunakaan GeNose dihentikan dulu. Menurutnya, kementerian Kesehatan sudah memberikan izin penggunaan GeNose.

"Genose dengan harga yang terjangkau di bandingkan antigen menjadi bukti bahwa negara hadir untuk semua rakyat tidak hanya untuk si kaya saja. GeNose diizinkan digunakan pasti ada prosesnya, apalagi dari Kemenkes juga sudah kasih izin," katanya dikutip Senin (28/6/2021).

Ketika GeNose ditiadakan, lanjut dia, yang paling terpukul sebenarnya rakyat kecil karena mereka tetap harus beraktivitas untuk mencari nafkah di tengah melonjaknya kasus Covid-19 saat ini.

Menurutnya, perjalanan yang berbiaya tinggi berpotensi memukul perekonomian di bidang transportasi maupun pariwisata dan lainnya.

Menurutnya, GeNose bukanlah penyebab lonjakan kasus Covid-19 saat ini. Jika menjadi penyebab lonjakan kasus, maka dia menilai seharusnya lonjakan terjadi setidaknya 1 atau 2 bulan setelah GeNose dipergunakan luas oleh masyarakat.

"Nah faktanya bulan Maret dan April justru kasus Covid Indonesia justru pada titik terendah sepanjang pandemic, landai sekali," kata Adian.

Dengan demikian, ia menilai penyebab meningkatnya Covid 19 bukan dikarenakan GeNose tetapi disebabkan rendahnya kedisiplinan rakyat, lemahnya kontrol aparat, dan kurang masifnya upaya pencegahan yang dilakukan.

"Saya melihat mereka yang mengkambinghitamkan GeNose tanpa data bisa jadi hanya menduga duga. Hanya dapat dari katanya atau infonya tanpa pegang data yang valid. Atau bisa juga bagian dari kelompok yang memiliki kepentingan politik maupun bisnis,"ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Genose
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top