Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkes: Puncak Kenaikan Covid-19 Pascalibur Lebaran Terjadi Akhir Juni

Menkes Budi Gunadi Sadikin memperkiraan kenaikan angka kasus Covid-19 pascalibur Lebaran berlangsung pada lima sampai tujuh pekan pascalebaran.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  12:56 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas, Senin (10/05/2021), di Jakarta - Humas Setkab - Rahmat
Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas, Senin (10/05/2021), di Jakarta - Humas Setkab - Rahmat

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan puncak kenaikan kasus Covid-19 pascalibur Lebaran akan terjadi akhir Juni atau awal Juli 2021.

Menkes menyebutkan bahwa perkiraan kenaikan angka kasus Covid-19 pascalibur Lebaran berlangsung pada lima sampai tujuh pekan pascalebaran.

"Jadi perkiraan kita masih akan melihat adanya kenaikan kasus ini sampai akhir bulan ini atau awal bulan depan," kata Menkes dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta yang ditayangkan melalui kanal Youtube Setpres, Senin (7/6/2021).

Menkes menyebutkan bahwa pemerintah sudah menyadari adanya peningkatan kasus infeksi usai libur Lebaran. Kemenkes, imbuhnya, telah mempersiapkan kondisi terburuk peningkatan kasus.

Dia mengungkapkan pemerintah mempersiapkan sedikitnya 72.000 tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19. Pada 18 Mei, tempat tidur yang terisi mencapai 22.000. Angka ini terus meningkat menjadi 32.000 tempat tidur terisi saat ini.

"Tetapi Alhamdulillah kita masih memiliki cadangan tempat rumah tempat tidur isolasi yang cukup 72.000 [disediakan] dan 32.000 [sudah terisi]," ujarnya.

Menkes menyebutkan sejumlah daerah mengalami kenaikan kasus seperti di Kudus dan Bangkalan. Kudus sebelumnya hanya menangani sekitar 40 lebih pasien. Namun, dalam satu setengah pekan terakhir melonjak hingga 350 pasien.

Selain itu kasus di Bangkalan juga mulai mengalami kenaikan drastis dari 10 pasien menjadi 70 pasien dalam periode yang sama.

"Kenaikan yang tinggi ini karena ada peningkatan kasus secara spesifik di klaster ini karena memang Kudus adalah daerah ziarah sedangkan di Madura banyak pekerja migran Indonesia yang pulang dari negara tetangga," paparnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkes libur lebaran Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top