Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Kali Absen Paripurna, Kehadiran Azis Syamsuddin di DPR Dapat Sorotan

Ketidakhadiran Azis itu menjadi perhatian karena publik Karena namanya terseret dalam kasus dugaan suap antara penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  13:40 WIB
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin - Bisnis - Rayful Mudassir
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin - Bisnis - Rayful Mudassir

Bisnis.com, JAKARTA—Kehadiran Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Rapat Paripurna DPR secara fisik hari ini mendapat perhatian khusus dari berbagai kalangan terutama wartawan di Senayan.

Pasalnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu sebelumnya tercatat tiga kali tidak hadir dalam ruang Rapat Paripurna DPR. 

Sebelumnya, ketidakhadiran Azis dalam Ruang Rapat Paripurna terjadi secara berturut-turut yakni pada 6, 20, dan 25 Mei. 

Ketidakhadiran Azis itu menjadi perhatian karena publik Karena namanya terseret dalam kasus dugaan suap antara penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju dengan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial.

Hanya saja pada sidang kali ini dia itu tak berlama-lama duduk di kursi pimpinan.

Azis duduk di antara Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel pada pembukaan rapat, Senin, 31 Mei 2021. Dia pun ikut dalam sesi menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Akan tetapi, Azis tidak terlihat setelah menyanyikan lagu kebangsaan. Belum diketahui keberadaan Azis, hanya tampak Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang hadir menyusul.

Rapat mengagendakan tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2022. Rapat yang dimulai pukul 10:30 itu dihadiri 348 anggota dan sudah sesuai dengan kuorum.

"Menurut data dari Sekretaris Jenderal daftar hadir dalam kesempatan hari ini adalah 62 fisik, 285 virtual," ujar Puan di Ruang Rapat Paripurna DPR.

Agenda Rapat Paripurna DPR kali ini adalah mengenai tanggapan pemerintah terhadap pandangan setiap fraksi soal kerangka ekonomi dan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN tahun 2022. Pemerintah dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Puan Maharani mengatakan mayoritas anggota dewan hadir secara virtual.

"Menurut catatan dari Kesekjenan DPR yang hadir pada kesempatan ini adalah 62 fisik, 285 virtual, sehingga sudah mencapai kuorum 348 orang anggota," kata Puan sebagai pimpinan Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK dpr senayan partai golkar Azis Syamsuddin
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top