Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Penumpang Tenggelam di Niger, 140 Orang Hilang

Kapal terbalik sering terjadi di perairan Nigeria sebagian besar karena kelebihan penumpang dan kurangnya perawatan, terutama di musim hujan tahunan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  09:19 WIB
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Antara
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Puluhan orang dilaporkan hilang di barat laut Nigeria setelah kapal yang kelebihan muatan membawa sekitar 160 penumpang yang tenggelam di Sungai Niger, menurut seorang pejabat setempat.

Kapal itu meninggalkan negara bagian tengah Niger dan sedang menuju ke barat laut negara bagian Kebbi. Alat angkut tersebut dilaporoan pecah dan tenggelam kemarin, ujar Abdullahi Buhari Wara, kepala administrasi distrik Ngaski.

"Operasi penyelamatan sedang dilakukan tetapi hanya 22 orang yang selamat dan satu mayat telah ditemukan. Kami memberitahukan sekitar 140 penumpang yang masih hilang,”ujar Wara.

Kapal terbalik sering terjadi di perairan Nigeria sebagian besar karena kelebihan penumpang dan kurangnya perawatan, terutama di musim hujan tahunan.

Wara menyalahkan kecelakaan di Kebbi akibat  kelebihan muatan, karena kapal itu tidak dimaksudkan untuk mengangkut lebih dari 80 penumpang. Kapal itu juga memuat kantong pasir dari tambang emas, kata pejabat itu seperti dikutip Aljazeera.com, Kamis (27/5/2021).

Awal bulan ini, 30 orang tenggelam ketika sebuah kapal yang kelebihan muatan terbalik di negara bagian Niger tengah.

Kapal yang mengangkut 100 pedagang lokal itu pecah menjadi dua bagian setelah mengalami kerusakan saat badai menghantam saat kembali dari pasar lokal, menurut pejabat darurat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nigeria kapal tenggelam niger
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top