Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Zona Merah Turun, Wiku: Belum Terlihat Dampak Libur Lebaran

Terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah yaitu dari 12 menjadi 7 kabupaten/kota.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 Mei 2021  |  09:24 WIB
Zona Merah Turun, Wiku: Belum Terlihat Dampak Libur Lebaran
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan per 16 Mei 2021 terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah yaitu dari 12 menjadi 7 kabupaten/kota.

"Selain itu zona oranye juga mengalami penurunan jumlah, meskipun hanya sedikit yaitu dari 324 kabupaten/kota menjadi 321 kabupaten/kota," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

Kemudian, kabupaten/kota yang masuk zona kuning bartambah dari yang sebelumnya 169 menjadi 177 daerah berstatus zona kuning, sedangkan untuk zona hijau jumlahnya tetap.

Wiku juga mengapresiasi pemerintah daerah karena data menunjukkan terjadi penurunan jumlah wilayah di zona risiko tinggi dan zona risiko sedang.

Meskipun demikian, dia mewanti-wanti pemda agar tidak lengah dan meningkatkan kewaspadaan, karena dampak libur lebaran terhadap kasus Covid-19 belum terlihat.

“Perkembangan di minggu lalu belum merupakan dampak dari libur Idulfitri dan periode mudik,” ujarnya.

Walhasil, Satgas mengingatkan tujuh kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah yakni Sleman, Salatiga, Palembang, Pekanbaru, Solok, Bukittinggi, dan Deli Serdang, untuk mewaspadai lonjakan kasus pascalibur Idulfitri.

Dia menyebutkan bahwa dampak libur panjang Idulfitri terhadap kenaikan kasus Covid-19 baru terlihat dalam dua hingga tiga minggu setelahnya.

Jika tidak segera mengambil upaya tegas dalam mengantisipasinya, kata Wiku, bukan tidak mungkin fasilitas kesehatan di daerah akan kewalahan dalam menghadapi lonjakan kasus pada periode tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

libur lebaran Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top