Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Beijing Undang Palestina dan Israel Berunding di China

Pemerintah China mengundang para pihak dari Palestina dan Israel untuk berunding di Negeri Tirai Bambu tersebut.
Gedung al-Jalaa tempat Associated Press (AP) dan Al Jazeera berkantor di Kota Gaza dilanda serangan udara Israel, Sabtu (15/5/2021)./Antara/Reuters-Ashraf Abu Amrah
Gedung al-Jalaa tempat Associated Press (AP) dan Al Jazeera berkantor di Kota Gaza dilanda serangan udara Israel, Sabtu (15/5/2021)./Antara/Reuters-Ashraf Abu Amrah

Bisnis.com, BEIJING - Peperangan antara Israel dan Palestina mengundang China menawarkan jasa baiknya sebagai juru damai.

Pemerintah China mengundang para pihak dari Palestina dan Israel untuk berunding di Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Kami juga menyambut para negosiator dari kedua belah pihak untuk melakukan dialog secara langsung di China," kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat memimpin pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas situasi Palestina-Israel, Minggu (16/5/2021) waktu setempat.

China akan bekerja sama lebih mendalam dengan Norwegia, Tunisia, dan anggota DK-PBB lainnya dalam mengatasi krisis tersebut.

Setelah debat terbuka di DK-PBB, China, Norwegia, dan Tunisia mengeluarkan pernyataan bersama mendesak penghentian permusuhan di Palestina dan Israel sesegera mungkin.

Ketiga negara tersebut menyatakan sangat prihatin pada situasi di Gaza yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil, khususnya anak-anak.

"Kami meminta agar segera disudahi tindak kekerasan, provokasi, penghasutan, perusakan, dan rencana pengusiran. Kami juga prihatin atas kekerasan di Yerusalem Timur, khususnya di sekitar tempat suci, termasuk Masjidil Aqsa, dan mendesak agar status quo bersejarah di situs-situs suci tersebut tetap dihormati," demikian pernyataan bersama ketiga negara anggota DK-PBB itu. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Saeno
Sumber : Antara/Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper