Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Nemangkawi Sita Senpi dan Uang Tunai Rp14,4 Juta dari KKB Lekagak Telenggen

Penyitaan dilakukan usai insiden baku tembak antara Satgas Nemangkawi dengan teroris KKB Lekagak Telenggen.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  09:17 WIB
Kombes Pol. Muhammad Iqbal Alqudusy - Istimewa
Kombes Pol. Muhammad Iqbal Alqudusy - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Nemangkawi Polri telah menyita sejumlah senjata api dan uang tunai sebesar Rp14,4 juta milik teroris Kelompok Kriminal Bersenjata Lekagak Telenggen.

Penyitaan dilakukan usai insiden baku tembak antara Satgas Nemangkawi dengan teroris KKB Lekagak Telenggen. Baku tembak terjadi Minggu 16 Mei 2021 sekitar pukul 03.19 WIT di Jembatan Kampung Mayuberi Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak Papua.

"Jadi pascapenembakan dilakukan penyisiran dan ditemukan barang bukti uang tunai Rp14,4 juta, satu senjata api organik Mauser 7,62, lalu HT, amunisi 17 butir, 4 selongsong peluru, 2 magasin, 3 ponsel dan 3 KTP dan bendera bintang kejora," tutur Humas Satgas Nemangkawi Kombes Pol. Muhammad Iqbal Alqudusy dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Menurut Iqbal, satu dari tiga orang teroris KKB Lekagak Telenggen telah melarikan diri dengan kondisi tertembak, sementara dua lainnya telah meninggal dunia usai baku tembak tersebut.

"Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap mereka," katanya.

Dia menjelaskan sejauh ini situasi di Kabupaten Puncak Papua sudah kondusif pascaperistiwa baku-tembak tersebut.

"Aktivitas warga juga sudah berjalan seperti biasa," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kkb
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top