Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Diaz Mundur dari Posisi Ketum PKPI, Hendropriyono: Alasannya Rasional

Posisi Diaz Hendropriyono saat ini diisi oleh Pengacara Sunan Kalijaga yang didapuk sebagai Plt Ketum PKPI.
Diaz Hendropriyono /kawanjokowi.org
Diaz Hendropriyono /kawanjokowi.org

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) A.M Hendropriyono menyebut bahwa putranya, Diaz Hendropriyono mundur dari jabatan Ketua Umum PKPI.

Posisi Diaz kini diisi oleh Pengacara Sunan Kalijaga yang didapuk sebagai Plt Ketum PKPI.

Hendropriyono mengaku senang dengan mundurnya Diaz dari jabatan Ketum PKPI. Menurut Hendropriyono anaknya mundur dengan alasan yang rasional.

"Saya sangat senang karena dengan pengunduran Ketua Umum Diaz dengan alasan yang rasional, kemudian memilih sebagai Plt Ketua Umum Saudara Sunan Kalijaga," kata Hendropriyono dalam keterangan video di akun resmi @pkpi_id, dikutip, Selasa (11/5/2021).

Hendropriyono tidak memerinci alasan pengunduran Diaz dari kursi ketua umum partai tersebut. Namun, Hendropriyono menyampaikan harapan agar Sunan Kalijaga dapat melanjutkan kepemimpinan partai.

Lebih lanjut, Hendropriyono pun meminta agar seluruh jajaran PKPI mendukung Sunan Kalijaga. Dia juga meminta agar PKPI segera melaksanakan musyawaran nasional luar biasa untuk menetapkan Sunan Kalijaga menjadi ketua umum definitif.

"Sebagai seorang senior di PKPI ini saya melihat Saudara Sunan Kalijaga adalah yang terbaik. Selamat berjuang bersama-sama dan saya tetap akan berada di PKPI bersama saudara-saudara," ucap mantan Kepala BIN itu.

Sementara itu, Bisnis masih mencoba menghubungi Diaz Hendropriyono terkait pengunduran dirinya.

Adapun, melalui akun instagramnya, Sunan Kalijaga pun menyampaikan kabar dirinya menjadi Plt Ketua Umum PKPI.

"Terimakasih untuk kepercayaannya Ketua Penasehat PKPI amanah sebagai Plt Ketua Umum," kata Sunan, Minggu (9/5/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper