Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

3 Amalan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar

Di 10 malam terakhir bulan Ramadan orang biasanya akan lebih meningkatkan ibadahnya untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Malam yang istimewa itu memang suatu kerahasiaan Allah SWT di bulan Ramadhan.
Itikaf di masjid
Itikaf di masjid

Bisnis.com, JAKARTA - Bulan ramadan hanya tersisa 6 hari lagi.

Di 10 malam terakhir bulan Ramadan orang biasanya akan lebih meningkatkan ibadahnya untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Malam yang istimewa itu memang suatu kerahasiaan Allah SWT di bulan Ramadhan.

Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan tibanya malam yang lebih mulia ketimbang seribu bulan itu. Namun, Rasulullah SAW melalui haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari menyampaikan bahwa kita dianjurkan untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan suci ini.

"Dari Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan," begitu bunyi haditsnya.

Tentu butuh upaya yang ekstra untuk memperoleh hal yang tak biasa itu. Salah satunya dengan meningkatkan intensitas ibadahnya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Pasalnya, tidak ada yang mengetahui dengan pasti kapan malam yang mulia itu betul-betul tiba. Hal demikian ini sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw.

Dikutip dari nu.or.id, setidaknya ada tiga amaliah yang bisa dilakukan untuk mendapatkan Lailatul Qadar mengacu penjelasan di atas. Amaliah itu dapat membuka jalan umat Islam untuk memperoleh Lailatul Qadar. Adapun tiga amaliah tersebut adalah pertama, untuk sementara tidak melakukan hubungan suami-istri.

Kedua, meningkatkan intensitas beribadah terutama pada malam hari, dan ketiga mendorong atau meminta keluarga untuk melakukan amaliah sunah dan amal kebajikan selain yang fardhu. Poin ketiga itu juga seirama dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, bahwa melakukan ibadah pada Lailatul Qadar dengna penuh keikhlasan akan menghapus dosa.

"Barangsiapa melakukan ibadah pada malam Lailatul Qadar atas dasar keimanan dan keikhlasan maka diampunilah dosanya yang telah lalu." Di samping itu, umat Islam juga disunahkan untuk memperbanyak untaian doa, pengampunan, permaafan, dan kesejahteraan kepada Allah SWT. Hal ini berdasarkan pada hadits yang diceritakan dari Aisyah ra.

Pada malam yang mulia itu juga, umat Islam melakukan i’tikaf, yaitu berdiam di dalam masjid dengan niat untuk beribadah atau mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan cara tertentu sebagaimana telah diatur oleh syariat, guna menghidupkan malam agar mendapatkan malam Lailatul Qadar.

I’tikaf merupakan kegemaran Rasulullah SAW sampai menjelang wafatnya sebagaimana yang dikisahkan oleh Aisyah RA. Lebih lanjut, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an. Sebab, Al-Qur’an diturunkan oleh Allah swt. pada malam Lailatul Qadar secara global dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah di langit dunia.

Terakhir, Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hambali menyebut bahwa pada malam yang diduga kuat Lailatul Qadar turun maka disunahkan untuk bersih-bersih diri, memakai wangi-wangian, dan memakai pakaian yang bagus. Sebab, Rasulullah SAW melakukan mandi di antara waktu Maghrib dan Isya pada sepuluh hari terakhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper