Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Kenangan Tentang Lettu Muhadi, Kru KRI Nanggala-402

Dalam bersosialisasi di masyarakat, khususnya di lingkungan Saka Bahari, Lettu Muhadi dikenal sebagai sosok humoris dan memiliki jiwa sosial tinggi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 April 2021  |  13:12 WIB
Arsip - Ariesto (kiri), salah seorang pembina Saka Bahari Kwarcab Pramuka Parigi Moutong berpose bersama Lettu Laut (P) Muhadi (kanan) pendiri Saka Bahari Parigi Moutong yang juga mantan Komandan Pos TNI-AL Parigi./Antra/HO - Saka Bahari/Tangkapan Layar
Arsip - Ariesto (kiri), salah seorang pembina Saka Bahari Kwarcab Pramuka Parigi Moutong berpose bersama Lettu Laut (P) Muhadi (kanan) pendiri Saka Bahari Parigi Moutong yang juga mantan Komandan Pos TNI-AL Parigi./Antra/HO - Saka Bahari/Tangkapan Layar

Bisnis.com, PALU - Sebanyak 53 kru KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur seiring tenggelamnya kapal selam tersebut.

Salah satu korban dalam musibah tersebut adalah Letnan Satu Laut (P) Muhadi.

Lettu Laut Muhadi dikenang sebagai pendiri Saka Bahari di Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

"Saat beliau bertugas menjadi Komandan Pos TNI-AL di Parigi banyak kenangan yang tidak bisa kami lupakan. Muhadi sosok yang baik saat menjalankan tugas di kabupaten ini," kata Ariesto yang dihubungi dari Palu, Senin (26/4/2021).

Ariesto adalah salah seorang pembina Saka Bahari Kabupaten Parigi Moutong.

Lettu Laut (P) Muhadi, merupakan salah satu dari 53 kru KRI Naggala-402 yang dinyatakan tenggelam saat menjalani latihan rutin di perairan Utara Bali beberapa waktu lalu.

Ariesto menceritakan, di masa tugas Lettu Laut (P) Muhadi pada 2015 menggagas sekaligus mendirikan Saka Bahari di bawah naungan Kwarcab Parigi Moutong.

Saat itu banyak kegiatan kepramukaan sukses, termasuk membantu Pramuka ikut terlibat dalam kegiatan Pelayaran Nusantara ke-5 yang dilaksanakan TNI-AL. 

Pelayaran itu dikemas dalam kegiatan Sail Tomini pertama.

"Lettu Muhadi juga sebagai instruktur dan pendiri Parigi Diving Club (PDC)," ucap Ariesto.

Ia mengatakan Lettu Muhadi memiliki hobi menggambar karikatur. 

Dalam bersosialisasi di masyarakat, khususnya di lingkungan Saka Bahari, Lettu Muhadi dikenal sebagai sosok humoris dan memiliki jiwa sosial tinggi.

Bahkan, ujar Ariesto, di setiap kegiatan kepramukaan Lettu Muhadi sigap merespons, termasuk bantuan keamanan demi kelancaran kegiatan.

"Selain sebagai Danpolas TNI-AL di Parigi sebagai tugas seorang prajurit, secara pribadi saya memiliki kedekatan emosional dengan beliau, sehingga banyak kenangan yang tidak bisa saya lupakan," kata Ariesto.

Ariesto mengaku sangat kehilangan setelah mengetahui peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402 yang salah satu personelnya adalah Lettu Laut (P) Muhadi.

"Ini merupakan kehendak Allah SWT, kami sebagai manusia biasa hanya bisa menerima dengan lapang dada dan mengirimkan doa. Mereka adalah prajurit terbaik dalam menjaga kedaulatan bangsa," kata Ariesti.

Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong Faisan Badja mengatakan Lettu Laut (P) Muhadi sebagai sosok yang ramah dan humoris. Terlebih di tengah masyarakat, saat menjalankan tugas di kabupaten itu.

"Sebagai pimpinan DPRD, atas nama masyarakat Parigi Moutong kami turut berbelasungkawa atas gugurnya 53 personel yang menjadi korban tenggelamnya KRI Nanggala-402," ucap Faisan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KRI Nanggala 402

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top