Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kongres AS Usul Batasi Penjualan Cip ke China

Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS memasukkan 7 entitas superkomputer China ke dalam daftar hitam perdagangan pekan lalu dengan alasan keamanan nasional.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 April 2021  |  13:03 WIB
Ilustrasi chip -  Bloomberg
Ilustrasi chip - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Anggota Kongres AS pengawas China mendesak pemerintahan Joe Biden untuk membatasi penjualan alat pembuat cip ke perusahaan China.

Usulan ini serupa dengan tindakan yang diambil terhadap pembuat peralatan telekomunikasi Huawei Technologies Co.

Dalam sebuah surat kepada Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo, perwakilan Michael McCaul dan Senator Tom Cotton mengatakan aturan yang mewajibkan lisensi AS untuk menjual semikonduktor yang dibuat di luar negeri dengan teknologi AS kepada Huawei harus diterapkan ke perusahaan-perusahaan China mana pun yang merancang cip yang lebih canggih pada 14-nanometer atau di bawahnya.

Dilansir Antara, Jumat (16/4/2021), surat tertanggal 13 April tersebut dipublikasikan pada Kamis (15/4/2021) dan meminta pemberlakuan lisensi untuk penjualan perangkat lunak otomatisasi desain elektronik (EDA), antara lain pembatasan penjualan cip ke perusahaan China.

"Tindakan tersebut akan memastikan perusahaan AS serta perusahaan dari negara mitra dan sekutu AS tidak diizinkan untuk menjual tali yang akan mereka gunakan untuk menggantung kita semua kepada komunis," kata surat itu.

Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS memasukkan 7 entitas superkomputer China ke dalam daftar hitam perdagangan pekan lalu.

"Badan tersebut terus meninjau keadaan untuk menentukan apakah tindakan tambahan diperlukan," kata perwakilan dari Departemen Perdagangan AS itu.

Pada tahun lalu, Amerika Serikat mengeluarkan aturan yang mewajibkan lisensi untuk penjualan semikonduktor ke Huawei yang dibuat di luar negeri dengan peralatan pembuat cip AS. Aturan itu memperluas jangkauan AS untuk menghentikan ekspor ke Huawei.

Huawei ditambahkan ke dalam daftar hitam Departemen Perdagangan AS pada 2019 karena masalah keamanan nasional dan kebijakan luar negeri.

Daftar hitam itu membatasi penjualan dari pemasok AS ke Huawei, tetapi tidak menindak cip yang tersedia secara komersial yang dibuat di luar negeri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat huawei chip

Sumber : Antara

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top