Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Istana Tegaskan Rencana Jokowi Bentuk Kementerian Investasi Penuh Pertimbangan

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Donny Gahral mengatakan wacana pembentukan kementerian investasi tidak lahir dalam satu atau dua hari.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 April 2021  |  05:31 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait polemik impor beras melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden  -  Youtube
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait polemik impor beras melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Staf Kepresidenan menegaskan bahwa rencana pembentukan Kementerian Investasi telah muncul sejak lama.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Donny Gahral mengatakan wacana ini tidak lahir dalam satu atau dua hari.

"Ini satu proses yg cukup makan waktu dan penuh pertimbangan, penuh penggodokan," ujar Donny, Sabtu (10/4/2021).

Donny mengungkapkan pembentukan Kementerian Investasi merupakan usulan kolektif dari banyak pihak terkait investasi, seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, dan Kementerian Keuangan.

Menurut Donny, tujuan pembentukan kementerian tersebut untuk memperkuat perekonomian nasional, dengan mengolah investasi di satu kementerian.

"Dengan harapan investasi bisa masuk, lapangan kerja tercipta, perekonomian tumbuh," paparnya.

Dengan adanya Kementerian Investasi, dia yakin Indonesia akan memiliki industri yang berteknologi tinggi di bidang masing-masing, seperti energi hingga agro bisnis. Sehingga akan ada alih teknologi dan alih pengetahuan agar Indonesia memiliki sumber daya manusia yang terampil.

Rencana pembentukan kementerian baru ini tertuang dalam surat yang dikirimkan oleh Presiden Jokowi kepada pimpinan DPR pada akhir Maret 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi investasi

Sumber : Tempo

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top