Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Guru Masih Jauh dari Target, Ini Kata Kemendikbud & Kemenkes

Saat ini sudah ada 746.896 guru yang mendapat vaksin dosis pertama, dan sekitar 248.000 yang mendapat dosis kedua.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 April 2021  |  18:28 WIB
Petugas Puskesmas Duren Sawit, menyuntik vaksinasi Covid-19 kepada peserta lanjut usia (lansia) di Gedung Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (P2KPTK2) Jakarta Timur, Senin (1/3/2021). - Antara\r\n
Petugas Puskesmas Duren Sawit, menyuntik vaksinasi Covid-19 kepada peserta lanjut usia (lansia) di Gedung Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (P2KPTK2) Jakarta Timur, Senin (1/3/2021). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Dari 5,5 juta target guru yang harus divaksinasi, sampai hari ini baru sekitar 700.000 guru yang mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama.

Menurut Keterangan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri, saat ini sudah ada 746.896 guru yang mendapat vaksin dosis pertama, dan sekitar 248.000 yang mendapat dosis kedua.

“Tentang vaksinasi guru saya mengapresiasi ikhtiar dari Kementerian Kesehatan yang sudah membantu guru-guru divaksin. Ini setiap hari kan terus berjalan, jadi ini mungkin tidak bisa serentak dengan speed yang tinggi karena terkait ketersediaan vaksin,” kata Jumeri pada konferensi pers, Kamis (8/4/2021).

Hal ini mengingat amanat dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang diteken baru-baru ini tekait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, mewajibkan sekolah memberikan opsi PTM setelah semua gurunya divaksin.

“Meskipun keputusan mau datang atau tidak tetap di tangan orang tua, tapi mengamankan guru dengan vaksin ini jadi ikhtiar. Nanti secara bertahap orang tua pasti tidak akan ragu lagi melepas putra putrinya ke sekolah," ujar Jumeri.

Adapun, Kemendikbud bersama tiga kementerian lainnya telah memberikan arahan kepada sekolah-sekolah di DKI Jakarta untuk mulai melakukan uji coba PTM.

Hal ini, kata Jumeri, untuk membuktikan bahwa PTM dengan memenuhi protokol kesehatan dan daftar periksa akan tetap aman bagi anak, guru, dan orang tua.

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kartini Rustandi menambahkan, meskipun guru sudah menjalani vaksinasi, bukan berarti aman.

Kartini mengimbau seluruh warga di satuan pendidikan, baik guru, tenaga pendidik, murid, dan orang tua tetap harus mematuhi protokol kesehatan 5M (menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan menjaga imunitas).

Selain itu, dia juga mengakui bahwa proses vaksinasi guru tidak bisa ‘lari’ karena keterbatasan pasokan.

“Vaksinasinya bahwa memang jumlahnya sekarang meningkat terus, tapi tidak bisa berlari. Tapi kami pastikan, upayakan vaksinasi guru terus berjalan, di tengah perebutan vaksin di berbagai negara. Kita akan priority setting kembali, termasuk untuk memprioritaskan tenaga pendidik dan guru,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

guru vaksinasi Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top