Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cek Fakta: Vaksinasi Drive Thru Tak Disuntikkan dengan Benar

Beredar informasi mengenai penyuntikkan vaksin Covid-19 pada lansia secara drive-thru tidak dilakukan dengan benar.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 04 April 2021  |  08:15 WIB
Suasana pengecekan kesehatan calon penerima vaksin lewat metode layanan tanpa turun (lantatur) atau drive thru. - Antara
Suasana pengecekan kesehatan calon penerima vaksin lewat metode layanan tanpa turun (lantatur) atau drive thru. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Belakangan publik dihebohkan dengan informasi yang tersebar di aplikasi Whatsapp dan media sosial mengenai penyuntikkan vaksin Covid-19 pada lansia secara drive-thru tidak dilakukan dengan benar.

Pada pesan berantai tersebut mengatakan bahwa vaksinasi yang dilakukan banyak yang hanya menyuntikkan jarum namun tidak menekan obatnya ke dalam tubuh penerima vaksin.

“Coba lihat yang vaksin Drive Thru banyak yang dibohongin masa cuma jarum aja yang disuntik dia nggak tekan obat suntiknya, ya banyak yang ketipu. Begini SDM kita,” tulis salah satu akun di Twitter dengan nama pengguna @Dharma_tc pada 1 April 2021.

Selain itu, di WhatsApp juga sempat beredar kabar serupa dengan video dan narasi yang berbeda, yang berbunyi “Tuh kan cuma ditusukkan, tidak dimasukkan vaksinnya, memang nakal ini orang. Harus dihukum berat menurut undang-undang”.

Namun, kabar-kabar ini dipastikan merupakan kabar atau konten yang salah atau hoaks. Berdasarkan keterangan pada situs turnbackhoax.id, konten-konten tersebut tidak ada kaitannya dengan Indonesia.

Dijelaskan bahwa jika memang benar terjadi penipuan, lokasi peristiwa adalah di Brasil. Hal tersebut terlihat dari bahasa yang digunakan pada situs yang mengunggah pertama kali pada Februari lalu dan membagikan video yang identik.

Sebelumnya, salah satu sumber yang membagikan video yang identik pada Februari lalu. Berdasarkan daftar kode negara ccTLD oleh stat dns tertulis “.br Brazil”

“Berdasarkan 7 Jenis Mis dan Disinformasi oleh First Draft, konten ini masuk ke Konten yang Salah, yakni ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah. Sumber membagikan video peristiwa di Brasil menghubungkan dengan Indonesia, sehingga menimbulkan kesimpulan salah,” tulis situs yang diinisiasi Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax (FAFHH) tersebut.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi hoax Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top