Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biden Siapkan Respons AS Bila Korea Utara Terus Tembakkan Rudal

Korea Utara (Korut) menembakkan dua rudal jarak pendek pada akhir pekan lalu, kata pejabat Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  07:59 WIB
Militer Korea Utara melakukan latihan dengan beberapa peluncur dan senjata taktis ke Laut Timur selama latihan militer di Korea Utara, dalam foto 4 Mei 2019 yang dipasok oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA). - KCNA via Reuters
Militer Korea Utara melakukan latihan dengan beberapa peluncur dan senjata taktis ke Laut Timur selama latihan militer di Korea Utara, dalam foto 4 Mei 2019 yang dipasok oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA). - KCNA via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan bahwa akan ada 'tanggapan' jika Korea Utara terus menembakkan rudal balistik. 

Seperti diketahui, negara berteknologi nuklir itu melakukan peluncuran kedua senjata nuklir dalam waktu kurang dari seminggu.

“Kami sedang berkonsultasi dengan sekutu dan mitra kami dan akan ada tanggapan jika Korea Utara memilih untuk meningkatkan peluncuran rudal," kata Biden kepada wartawan ketika ditanya tentang peluncuran tersebut, saat konferensi pers seperti dikutip CNN.com, Jumat (26/3/2021).

Biden juga mengatakan bahwa dia setuju dengan Presiden saat itu Barack Obama yang memperingatkan pada 2016 saat meninggalkan jabatannya bahwa Korea Utara adalah ancaman dan masalah kebijakan luar negeri terbesar.

Dia menambahkan bahwa AS siap untuk beberapa bentuk diplomasi, tetapi harus dikondisikan pada hasil akhir berupa denuklirisasi.
“Jadi itulah yang kami lakukan sekarang, berkonsultasi dengan sekutu kami,” katanya.

Sebelumnya, Korea Utara (Korut) menembakkan dua rudal jarak pendek pada akhir pekan lalu, kata pejabat Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan.

Aktivitas Korea Utara melibatkan sistem senjata di bawah spektrum yang tidak dicakup oleh larangan pengujian Dewan Keamanan PBB, dua pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan kepada wartawan pada Selasa (23/3/2021).

Militer Korea Selatan mengatakan, bahwa dua rudal jelajah ditembakkan di lepas pantai barat Korea Utara pada hari Minggu (21/3/2021).

Adapun, dalam konferensi pers itu, Presiden AS Joe Biden juga mengatakan bahwa dia akan kembali maju sebagai calon presiden pada 2024.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Korea Utara Joe Biden
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top