Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Calon Presiden Giring Ganesha Sebut Anies Tidak Serius Atasi Banjir Jakarta

Anies dinilai tidak mampu menyusun prioritas. Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  09:59 WIB
Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @giring
Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @giring

Bisnis.com, JAKARTA – Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mengkritik banjir yang melanda dalam sepekan terakhir.

Dipantau Selasa (23/2/2021), akun Instagram Giring @giring, menyebut bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman.

Dia beralasan, pada saat Jakarta banjir, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya, banjir terjadi karena Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya.

“Selama tiga tahun terakhir Mas Anies tidak pernah serius mengatasi banjir, selain itu Mas Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta. Naturalisasi sungai yang selalu digembar-gemborkan Mas Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan,” tulis Giring.

Selain itu, menjelang musim hujan, tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa.

Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, ujar Giring, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal, anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua.

Eks vokalis Band Nidji ini menyebut, bahwa anggaran Jakarta diboroskan untuk hal-hal tak perlu. Misalnya, untuk pembayaran uang  muka ajang balap mobil listrik Formula E,  mempercantik JPO, mengecat genting-genting rumah warga di sekitar Lenteng Agung, Jakarta Selatan. 

Dari sini, tegas Giring, Anies  terlihat tidak mampu menyusun prioritas. Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta Anies Baswedan Giring Nidji
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top