Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wah! 1.163 Pelaku Perjalanan Internasional Positif Covid-19

1.163 pelaku perjalanan internasional yang terjaring saat masa karantina 5 hari dinyatakan positif Covid-19.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  14:16 WIB
Sejumlah WNI tengah antre dalam proses boarding pada penerbangan menuju Jakarta dari Australia. Sebanyak 358 WNI mengikuti program repatriasi mandiri, difasilitasi oleh KBRI Canberra. - KBRI Canberra
Sejumlah WNI tengah antre dalam proses boarding pada penerbangan menuju Jakarta dari Australia. Sebanyak 358 WNI mengikuti program repatriasi mandiri, difasilitasi oleh KBRI Canberra. - KBRI Canberra

Bisnis.com, JAKARTA – Pada aturan perjalanan internasional, pelaku perjalanan diminta membawa hasil PCR negatif. Namun, nyatanya dari Desember 2020 sampai Februari 2021, ditemukan ada 1.163 orang positif Covid-19 yang terjaring saat masa karantina 5 hari. 

Kasubdit Karantina Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Benget Saragih mengatakan perincian dari 1.163 orang tersebut didapat dari swab PCR pada kedatangan sebanyak 822 orang dan pada karantina hari kelima 341 orang. 

Adapun, dari WNA 121 orang positif, paling banyak berasal dari India, Qatar, Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. 

“Mereka lebih banyak ditemukan positif pada tes kedua di hari kelima karantina,” imbuh Benget.

Sementara itu, untuk WNI yang kembali ke Indonesia, kasus paling banyak ditemukan dari Arab Saudi. 

“Dari Arab Saudi 1.076 orang, banyak karena saat berangkat tidak ada melakukan protokol kesehatan, pengetahuan mereka tentang Covid-19 juga rendah. Pengirim WNI dari negara asal juga harus bisa bekerja sama supaya melakukan pemeriksaan ketat sebelum berangkat,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang didapat, WNI yang pulang dari Arab Saudi hanya melakukan tes antigen, bukan PCR dengan hasil bisa didapatkan dalam 2 jam. Hal ini tidak sesuai dengan “golden standard” di Indonesia untuk keberangkatan menggunakan hasil PCR.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian kesehatan karantina Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top