Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Badan Karantina Pertanian Minta Warga Waspadai Aksi Penipuan

Badan Karantina Pertanian melalui akun Twitter resminya, mengunggah sejumlah tangkapan layar percakapan pihak-pihak tak bertanggungjawab yang melakukan penipuan karantina.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  14:54 WIB
Ilustrasi - Petugas KSKP Pelabuhan Bakauheni memerlihatkan barang bukti bibit Lobster asal Jakarta yang tidak dilengkapi dokumen resmi saat gelar perkara di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Lampung, Senin (29/5). - Antara/Ardiansyah
Ilustrasi - Petugas KSKP Pelabuhan Bakauheni memerlihatkan barang bukti bibit Lobster asal Jakarta yang tidak dilengkapi dokumen resmi saat gelar perkara di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Lampung, Senin (29/5). - Antara/Ardiansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Karantina Pertanian RI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai adanya pihak-pihak yang melakukan penipuan dengan mengatasnamakan petugas dari badan di bawah Kementerian Pertanian tersebut.

Hal itu disampaikan Badan Karantina Pertanian melalui akun Twitter resminya, @Barantan_RI, Selasa (16/2/2021). Melalui akun media sosial itu, Badan Karantina Pertanian mengunggah sejumlah tangkapan layar percakapan pihak-pihak tak bertanggungjawab yang melakukan penipuan.

Oleh karena itu, Badan Karantina Pertanian mengunggah sejumlah informasi yang perlu dipahami masyarakat untuk mengidentifikasi upaya penipuan. Pertama, badan tersebut menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi pengguna jasa secara langsung dengan menggunakan nomor pribadi.

"Petugas karantina tidak bekerjasama dengan jasa pengiriman atau toko online/jual beli hewan dan tumbuhan dalam hal pengurusan karantina," demikian informasi berikutnya yang tertulis pada gambar yang diunggah Badan Karantina Pertanian di Twitter.

Badan Karantina Pertanian juga mengingatkan bahwa pihaknya hanya menggunakan nomor rekening negara, bukan atas nama pribadi atau dompet digital. Badan itu juga mengatakan tidak adanya biaya jaminan untuk mengurus dokumen karantina.

Selain itu, Badan Karantina Pertanian mengatakan masyarakat perlu mewaspadai pihak yang menawarkan biaya pengurusan karantina dengan nominal tak wajar atau terlalu mahal.

"Biaya pemeriksaan karantina harus sesuai dengan PP 35 tahun 2016 tentang PNBP lingkup Kemenpan," demikian poin berikutnya pada unggahan Badan Karantina Pertanian.

Penipuan karantina juga dilaporkan menggunakan foto bersama pengurus Badan Karantina Pertanian untuk menguatkan kesan sebagai petugas resmi.

"Menunjukkan dokumen atau sertifikat yang diragukan keasliannya," demikian poin berikutnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementan kementerian pertanian badan karantina
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top