Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bikin Was-Was, Temuan 3 Varian Baru Covid-19 di Kawasan Amerika

Direktur PAHO meminta negara-negara di Amerika agar bertindak "tepat" untuk mengendalikan pandemi dan memprioritaskan petugas medis dan kaum lansia dalam pendistribusian vaksin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Februari 2021  |  20:37 WIB
Ilustrasi - Sebuah papan ucapan selamat datang di kota Tijuana, kota terbesar di negara bagian Baja California, Meksiko. Sebanyak 2.337 dari 4.760 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit negara bagian tersebut dinyatakan meninggal. - Bloomberg
Ilustrasi - Sebuah papan ucapan selamat datang di kota Tijuana, kota terbesar di negara bagian Baja California, Meksiko. Sebanyak 2.337 dari 4.760 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit negara bagian tersebut dinyatakan meninggal. - Bloomberg

Bisnis.com, MEXICO CITY - Temuan tiga varian baru Covid-19 di 20 negara di kawasan Amerika telah menimbulkan kecemasan.

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) pada Rabu (3/2/2021) waktu setempat mengaku waswas dengan temuan tiga varian baru Covid-19 tersebut.

Varian ini "menimbulkan pertanyaan soal kemungkinan peningkatan" penularan virus, kata direktur PAHO Carissa F. Etienne.

Saat konferensi pers daring, Etinne meminta negara-negara di kawasan Amerika agar bertindak "tepat" untuk mengendalikan pandemi dan memprioritaskan petugas medis dan kaum lansia dalam pendistribusian vaksin.

"Menjauh dari virus bukanlah upaya sesekali waktu, tetapi sebuah komitmen konstan selama penularan masih aktif," katanya.

Etienne memperingatkan adanya lonjakan kasus dan kematian Covid-19 di Meksiko, terutama di negara bagian yang membuka sektor pariwisata mereka.

"Di Meksiko, kasus dan kematian akibat Covid-19 semakin menggila, apalagi di negara bagian yang banyak menarik wisatawan selama liburan Natal, seperti Guerrero, Quintana Roo, Nayarit dan Baja California Sur," kata Etienne.

Menurutnya, kasus baru Covid-19 juga terus mengganas di Amerika Tengah dan Karibia.

Sementara itu, di Amerika Selatan, "Kolombia masih melaporkan jumlah kasus tertinggi, disusul Brasil, yang terus mencatat lonjakan ekponensial baik pada kasus maupun kematian di Kota Manaus (ibu kota negara bagian Amazonas)," kata Etinne.

Sepekan terakhir, lebih dari 1,8 juta orang di kawasan Amerika dilaporkan terpapar Covid-19 dan 47.000 lebih meninggal karenanya, pungkas Etinne.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika brasil meksiko Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top