Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Bencana di Indonesia, Jokowi: Hadapi dengan Tegar & Penuh Kesiagaan

Jokowi mengimbau agar seluruh pihak bekerja keras mengurangi risiko-risiko bencana dan selalu siaga untuk menghadapinya.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  17:56 WIB
Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Rabu (6/1 - 2021) / Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Rabu (6/1 - 2021) / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sepanjang tahun 2020 hingga memasuki 2021, Indonesia menghadapi ujian dan cobaan yang berat, mulai dari pandemi Covid-19 hingga bencana alam yang terjadi di beberapa daerah.

Jokowi mengungkapkan bahwa dalam kurun beberapa bulan terakhir, Indonesia dihadapkan pada sejumlah bencana alam seperti bencana banjir di Kalimantan Selatan, tanah longsor di Sumedang, hingga gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat. Selain itu, Indonesia juga mengalami musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182

"Semua bencana ini harus dihadapi dengan tegar dan penuh kesiagaan," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan pada Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI), Senin (25/1/2021).

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan pemerintah bersama komponen masyarakat sigap menangani berbagai bencana yang terjadi. Meskipun demikian, dia mengimbau agar seluruh pihak bekerja keras mengurangi risiko-risiko bencana dan selalu siaga untuk menghadapinya.

Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak terkait dan elemen masyarakat yang turut membantu pemerintah menangani bencana.

Sementara itu, terkait bencana nonalam yaitu wabah Covid-19 yang terjadi di Indonesia, Jokowi menyatakan bahwa upaya penanganan terus dilakukan, salah satunya dengan memulai program vaksinasi Covid-19 nasional.

Jokowi menuturkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengakibatkan krisis ekonomi dan krisis kesehatan yang tidak hanya dirasakan oleh Indonesia saja, tapi juga dirasakan oleh 215 negara lainnya di dunia.

Meskipun demikian, dia mengatakan Indonesia termasuk dalam negara yang berhasil mengendalikan krisis tersebut.

"Kita bersyukur Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan krisis tersebut dengan baik, tetapi permasalahn belum sepenuhnya selesai. Pandemi masih berlangsung dan kita harus waspada dan siaga," ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 dilakukan pemerintah agar dapat segera mengendalikan pandemi Covid-19.

Dia memerintahkan agar program vaksinasi Covid-19 dengan target sasaran 181,5 juta penduduk Indonesia ini bisa dirampungkan sebelum akhir 2021.

"Kita sudah memesan 426 juta dosis vaksin dari empat perusahaan dan negara yang berbeda," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan 30.000 vaksinator, 10.000 puskesmas, dan 3.000 rumah sakit yang akan mendukung vaksinasi. Meskipun demikian, Jokowi mengimbau agar disiplin protokol kesehatan tetap dijaga meskipun telah dilakukan vaksinasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi bencana alam Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top