Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR Pantau Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bio Farma

DPR ingin memastikan sudah sejauh mana produksi dan distribusi vaksin yang dilakukan Bio Farma sebagai holding BUMN yang diberi mandat memprodukasi vaksin Covid-19.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  10:40 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin Covid-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin Covid-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA – Selain pemerintah, DPR juga ikut memantau proses pelaksanaaN uji klinis vaksin Covid-19 di PT Bio Farma, Bandung.

Dalam kunjungan kerja yang dilakukan Komisi IX ke Bio Farma pekan lalu, DPR ingin memastikan sudah sejauh mana produksi dan distribusi vaksin yang dilakukan Bio Farma sebagai holding BUMN yang diberi mandat memprodukasi vaksin Covid-19.

“Kita ingin melihat uji klinisnya seperti apa. Kita tidak ingin vaksin jadi bumerang ke depan. Harus ada jaminan aman atau tidak,” seru Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh dikutip dari laman resmi DPR, Senin (25/1/2021).

Wafiroh juga memaparkan bahwa kunjungan itu juga ingin meyakinkan masyarakat  bahwa vaksin tersebut aman. Apalagi sudah ada izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dia menuturkan bahwa Bio Farma memegang peran penting dan kunci soal vaksinasi Covid-19. Pihaknya tidak ingin kelak ada daerah yang belum mendapat pasokan vaksin.

"Distribusi sejauh ini sudah bagus. 34 provinsi sudah menerima. Tinggal distribusi provinsi ke kabupaten/kota yang harus dilakukan. Sementara efek samping vaksin sejauh ini tidak ada," ungkap Ninik.

Saat ini Bio Farma sedang mempoduksi vaksin dari Sinovac, China. Yang sudah siap edar sebanyak 4 juta dosis vaksin. Bio Farma sendiri telah menerima 15 juta vaksin Sinovac hingga Januari ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr bio farma Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top