Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rencana Baru Elon Musk, SpaceX Akan Bor Gas Alam Dekat Texas

SpaceX berencana menggunakan metana cair dan oksigen cair superdingin sebagai bahan bakar untuk mesin Raptornya.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  16:44 WIB
Elon Musk - Reuters
Elon Musk - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah pindah ke Texas Amerika Serikat (AS), Bos Tesla Inc. Elon Musk kini berencana mengebor gas alam di negara bagian tersebut.

SpaceX milik miliarder itu bermaksud mengebor sumur di dekat landasan peluncuran Boca Chica milik perusahaan.

Melansir Bloomberg, Sabtu (23/1/2021), kabar tersebut dibenarkan setelah sidang di hadapan Komisi Kereta Api Texas, regulator energi negara bagian.

Kendati begitu, produksi belum dimulai lantaran sengketa hukum antara anak perusahaan SpaceX, Lone Star Mineral Development dengan perusahaan energi lain.

Tim George, seorang pengacara yang mewakili Lone Star, mengatakan pada sidang tersebut, bahwa SpaceX berencana menggunakan metana yang diekstrak dari tanah sehubungan dengan operasi fasilitas roket mereka.

Meskipun tidak jelas untuk apa sebenarnya gas tersebut, SpaceX berencana menggunakan metana cair dan oksigen cair superdingin sebagai bahan bakar untuk mesin Raptornya.

Kendaraan Starship dan Super Heavy diuji di Boca Chica, dan peluncuran orbital direncanakan di lokasi tersebut.

Bahan Bakar Roket

Musk mengatakan, pada bulan Desember dia pindah ke Texas untuk fokus pada kendaraan SpaceX's Starship dan Gigafactory baru Tesla Inc., yang sedang dibangun di dekat Austin.

Sebelumnya, miliarder itu mencuit, bahwa dia berencana menyumbangkan US$100 juta untuk hadiah bagi pembuat teknologi penangkapan karbon terbaik.

Dia ingin menggunakan teknologi tersebut untuk menghasilkan bahan bakar roket netral karbon sintetis. Sampai saat itu, bahan bakar fosil akan menggerakkan roket SpaceX.

Dibentuk pada Juni 2020, Lone Star membeli sewa minyak La Pita seluas 806 acre atau 326 hektare dari Sanchez Energy yang berbasis di Houston, kemudian berganti nama menjadi Mesquite Energy Inc. setelah keluar dari kebangkrutan.

Kendati begitu, persyaratan keuangan untuk kesepakatan itu tidak diungkapkan, namun rencana pengeboran oleh anak perusahaan SpaceX telah dipertanyakan di tengah perselisihan dengan Dallas Petroleum Group, yang mengklaim kepemilikan beberapa sumur tidak aktif yang berada di tanah yang sama.

Dallas Petroleum membawa sengketa tersebut ke Komisi Kereta Api pada bulan Agustus. Dua bulan kemudian, mereka menggugat tiga perusahaan - Sanchez Midstream Partners LP, Sanchez Midstream Partners GP LLC dan Sanchez Oil & Gas Corp. di pengadilan negara bagian di Brownsville, Texas.

Gugatan itu mendorong lengan akuisisi tanah SpaceX, Dogleg Park LLC, untuk campur tangan pada November. Dalam pengajuan ke pengadilan, Dogleg mengatakan Dallas Petroleum mengunci SpaceX dari properti dan menegaskan klaim kepemilikan untuk tujuan memeras uang dari SpaceX.

Dallas Petroleum Group menyangkal tuduhan tersebut dan mempertahankan kepemilikan atas sumur dan 24 hektare di sekitarnya.

CEO Dallas Petroleum Matt Williams membagikan foto udara yang katanya menunjukkan peralatan perusahaan di dekat sumur telah diputus, sementara peralatan pengeboran dan rekahan hidraulik yang tidak dimilikinya telah dipindahkan ke properti. Perusahaannya, tambahnya, juga diberi peringatan masuk tanpa izin.

"Tanda-tanda kami ada di seluruh tangki ini dan di kepala sumur. Operasi apa pun yang berlangsung di sana, kami sangat bertanggung jawab atas masalah apa pun yang bisa terjadi," katanya.

Gugatan

Pengadilan Brownsville akan mendengarkan gugatan tersebut pada 9 Februari, sementara Hakim Hukum Administrasi Komisi Kereta Api Jennifer Cook kemungkinan akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mengajukan keputusan yang nantinya akan dipilih oleh tiga komisioner badan tersebut dalam audiensi publik.

Cook diharapkan memeriksa klaim Dallas Petroleum terhadap properti dan catatan pajak, yang mencantumkan Sanchez sebagai pemilik tanah yang disengketakan.

Area di sekitar fasilitas SpaceX telah mengalami pengembangan minyak dan gas yang terbatas. Ada hampir selusin sumur di dekatnya yang diklasifikasikan sebagai lubang terlantar atau kering, menurut Catatan Komisi Kereta Api.

Perusahaan Kanada Enbridge Inc. memiliki dan mengoperasikan Valley Crossing Pipeline di dekatnya, yang memindahkan 2,6 miliar kaki kubik gas alam per hari dari Eagle Ford Shale of South Texas ke pelanggan di Meksiko.

Brownsville mungkin melihat lebih banyak investasi energi pada tahun-tahun mendatang. Ada rencana terpisah untuk tiga terminal ekspor gas alam cair sekitar 5 mil (8 kilometer) di sebelah barat lokasi peluncuran.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elon musk SpaceX

Sumber : Bloomberg

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top