Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Sleman Positif 7 Hari Setelah Divaksin Covid-19, Kemenkes Buka Suara

Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada hari ini, Kamis (21/1/2021/). Padahal, Sri baru saja menerima vaksinasi Covid-19 sepekan yang lalu.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  20:40 WIB
Petugas kesehatan memberikan contoh cara memvaksin seorang pasien saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Kelurahan Cilincing I, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Petugas kesehatan memberikan contoh cara memvaksin seorang pasien saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Kelurahan Cilincing I, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes sekaligus Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan kekebalan tubuh terhadap Covid-19 memerlukan waktu sekitar 14 hingga 28 hari setelah menerima penyuntikan tahap kedua.

Hal itu diungkapkan Nadia menanggapi kabar Bupati Sleman Sri Purnomo yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada hari ini, Kamis (21/1/2021/). Padahal, Sri baru saja menerima vaksinasi Covid-19 tepat 7 hari atau sepekan yang lalu.

“Vaksin covid 19 mampu menimbulkan antibodi perlu waktu 14 hingga 28 hari setelah penyuntikan kedua, apalagi ini baru satu dosis penyuntikak sehingga belum ada antibodi yg bisa melawan infeksi covid 19,” kata Nadia melalui pesan tertulis pada Kamis (21/1/2021).

Kendati demikian, Nadia menggarisbawahi, kondisi Sri dalam keadaan baik sekalipun terinfeksi Covid-19. Dengan demikian, dia menyimpulkan, vaksinasi tahap pertama itu turut memiliki khasiat untuk mencegah infeksi Covid-19 menuju ke situasi kritis.

“Bapak bupati kondisinya baik walau positif tidak ada gejala dan bahkan diperiksa paru paru tidak ada gangguan yang artinya kita juga ketahui vaksin covid memberikan perlindungan walau kita sakit tapi bisa mencegah tidak pada kondisi berat,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Sleman Sri Purnomo mengabarkan bahwa dirinya positif terpapar virus Corona atau Covid-19 kendati tepat sepekan lalu mengikuti program vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Dia mengumumkan hal itu melalui akun instagram resminya, @sripurnomosp, Kamis (21/1/2021). Melalui media sosial tersebut, dia mengunggah sebuah video penjelasan terkait kondisinya.

"Hari ini Kamis 21 Januari 2021, saya Sri Purnomo Bupati Kabupaten Sleman menyampaikan kondisi terkini yang sedang saya hadapi," demikian tulisnya sebagai keterangan yang menyertai unggahan video tersebut.

Bupati Sleman memerinci kronologinya. Menurutnya, kemarin atau Rabu (20/1/2021), dia menjalani tes swab antigen dan hasilnya positif. Pemeriksaan itu dilanjutkan dengan tes swab PCR dengan hasil yang sama.

"Kemudian siang ini pukul 13.00 Wib saya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT Scan thorax dan alhamdulilah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih," demikian lanjutan keterangan dalam unggahan itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top