Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korea Selatan Relaksasi Pembatasan Kafe, Gym, dan Sekolah

Korsel mulai relaksasi pembatasan operasional bisnis khususnya kafe, gym, dan sekolah.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 16 Januari 2021  |  11:50 WIB
Perkantoran dan properti komersial di Gangnam, Seoul, Korea Selatan./Bloomberg/Bloomberg - Seong Joon Cho
Perkantoran dan properti komersial di Gangnam, Seoul, Korea Selatan./Bloomberg/Bloomberg - Seong Joon Cho

Bisnis.com, JAKARTA - Korea Selatan pada Sabtu (16/1/2021) memperpanjang level jarak sosial saat ini selama dua minggu sambil mengurangi pembatasan bisnis di kafe, gym, dan fasilitas dalam ruangan lainnya.

Di bawah langkah-langkah baru yang berlaku mulai Senin (10/1/2021), Seoul akan terus memberlakukan Level 2.5, tertinggi kedua dalam sistem lima tingkat, dan negara lainnya akan tetap di bawah Level 2.

Larangan pertemuan pribadi lima orang atau lebih, dan pembatasan operasi bisnis setelah pukul 21.00, juga akan dipertahankan.

Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan langkah-langkah ini membantu mengekang infeksi dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami berdebat serius antara pendapat bahwa kami harus segera memulihkan kehidupan sehari-hari dengan lebih memperketat langkah-langkah antivirus dan pendapat bahwa kami tidak bisa lagi mengabaikan penderitaan usaha kecil," katanya saat mengumumkan langkah-langkah baru dalam pertemuan Bencana Pusat dan Markas Penanggulangan Keamanan mengutip The Korea Times, Sabtu (16/1/2021).

Pusat kebugaran dalam ruangan, sekolah, dan tempat karaoke akan diizinkan untuk dibuka kembali dengan syarat mereka benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

Pembatasan kafe dan rumah ibadah juga akan dilonggarkan sebagai tanggapan atas kritik yang berlebihan, kata Chung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top