Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 Diperpanjang Tiga Hari

Perpanjangan operasi pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 perlu dilakukan karena tim SAR gabungan masih menemukan obyek pencarian yaitu human body remain dan serpihan pesawat di lokasi kejadian.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 15 Januari 2021  |  18:53 WIB
Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 Diperpanjang Tiga Hari
Petugas Basarnas pada Minggu (10/1/2021) di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memeriksa temuan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu pada Sabtu (9/1/2021). Tim penyelam Kopaska TNI AL menemukan sejumlah serpihan dari pesawat dan pakaian yang diduga milik penumpang di lokasi jatuhnya pesawat tersebut./Antara - Dhemas Reviyanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Operasi pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 resmi diperpanjang hingga Senin pekan depan.

Hal ini dikatakan oleh Kaepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Siang ini diputuskan bahwa Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang tiga hari, sampai hari Senin," kata Bagus Puruhito yang dikutip dari laman resmi Basarnas, Jumat (15/1/2021).

Keputusan tersebut diambil setelah Kabasarnas melaksanakan rapat internal dan koordinasi dengan stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR.

Selain itu, juga berdasarkan analisa memdalam dari hasil penyelaman di Last Know Position (LKP), dimana tim SAR gabungan masih menemukan obyek pencarian yaitu human body remain dan serpihan pesawat. 

"Operasi SAR hingga tanggal 18 Januari 2021, nanti akan kami evaluasi lagi, apakah akan diperpanjang lagi atau kita hentikan," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 route Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di kawasan Kepulauan Seribu pada koordinat 05°57’47.81’’ S – 106°34’10.76’’ E.

Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air kecelakaan pesawat jakarta utara
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top