Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gagal Hadapi Pendemo, Kepala Keamanan Gedung Parlemen AS Mundur

Setidaknya lima pendemo dilaporkan tewas dalam aksi massa pro-Donald Trump dalam penyerbuan ke Gedung Parlemen AS, Rabu (6/1/2021) waktu setempat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  08:59 WIB
Para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Kongres AS, Capitol, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2020), dan bentrok dengan polisi selama demonstrasi untuk menentang pengesahan hasil Pemilihan Presiden AS 2020 oleh Kongres/Antara/Reuters - Shannon Stapleton/tm
Para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Kongres AS, Capitol, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2020), dan bentrok dengan polisi selama demonstrasi untuk menentang pengesahan hasil Pemilihan Presiden AS 2020 oleh Kongres/Antara/Reuters - Shannon Stapleton/tm

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Keamanan Gedung Parlemen (Capitol) AS, Steven Sund mengundurkan diri, menurut seorang pejabat kepolisian setelah menghadapi kritik atas lemahnya kesiapan untuk menghadapi massa pendemo yang beringas dan menerobos gedung parlemen pada Rabu lalu.

Aksi massa pro-Donald Trump yang menyerbu Capitol itu terjadi ketika Kongres AS tengah menjalankan sidang pengesahan hasil pemilu, Rabu (6/1/2021) waktu setempat. Seperti diketahui, keberatan atas hasil pilpres itu harus datang dari anggota DPR dan Senat AS.

Pengunduran diri Sund berlaku efektif 16 Januari, menurut seorang pejabat Kepolisian Capitol seperti dikutip CNN.com, Jumat (8/1/2021).

Ketua DPR, Nancy Pelosi sebelumnya menyerukan pengunduran diri Sund akibat aksi demo yang menelan korban tewas tersebut. Dia juga mengatakan bahwa kepala pengamanan gedung DPR juga telah memberitahunya akan mengajukan pengunduran diri.

Pelosi mengeluarkan komentarnya saat konferensi pers mingguannya bersama Pemimpin Partai Demokrat di Senat, Chuck Schumer yang mengatakan bahwa dia akan memecat kepala keamanan Senat saat ini setelah dia menjadi pimpinan lembaga.

"Jika Michael] Stenger belum mengosongkan posisi saat, saya akan memecatnya segera setelah Demokrat memiliki mayoritas di Senat," kata Schumer dalam sebuah pernyataan.

Seorang petugas kepolisian AS meninggal dunia akibat kericuhan aksi demo pada Rabu, menurut tiga sumber yang dikonfirmasi. Korban petugas polisi itu adalah orang kelima yang tewas akibat kekerasan hari itu.

Seorang wanita ditembak polisi sehingga meninggal dunia saat massa menerobos gedung parlemen. Tiga lainnya menderita keadaan darurat medis dan akhirnya meninggal dunia.

Perusuh pada hari Rabu menerobos gedung Capitol dan ruang Senat, menggeledah kantor Pelosi dan kantor Capitol lainnya. Sebuah Laptop dilaporkan dicuri dari kantor Senator Oregon, Jeff Merkley.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Donald Trump
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top