Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Dalami Aliran Duit Benur Lobster ke Edy Prabowo

Dugaan aliran duit itu berupa setoran kepada Edhy melalui biaya kargo sebesar Rp1.800 untuk satu ekor benur.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  22:47 WIB
Edhy Prabowo (kiri) bersiap menjalani pemeriksaan. - Antara
Edhy Prabowo (kiri) bersiap menjalani pemeriksaan. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Utama PT Samudra Bahari Sukses Willy dalam kasus suap ekspor benur lobster eks Menteri KKP Edy Prabowo. Dari pengusaha itu, KPK mendalami dugaan pemberian duit kepada Edhy.

"Dikonfirmasi terkait dugaan pemberian sejumlah uang dalam bentuk setoran kepada tersangka EP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (28/12/2020).

Ali mengatakan dugaan aliran duit itu berupa setoran kepada Edhy melalui biaya kargo sebesar Rp1.800 untuk satu ekor benur. Selain itu, KPK juga mendalami pelaksanaan ekspor benih lobster yang dikerjakan oleh perusahaan Willy.

KPK sebenarnya memanggil dua eksportir benur lainnya, yaitu Direktur PT Grahafoods Indo Pasifik Chandra Astan dan Direktur PT Maradeka Karya Semesta, Untyas Anggraeni. Namun, keduanya tidak hadir.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tujuh orang menjadi tersangka. Selain Edhy dan Suharjito, KPK juga menetapkan Staf Khusus Menteri KP sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas, Safri, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan dan Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas, Andreau Pribadi Misata, dan seorang wiraswatawan, Amiril Mukminin. Selain itu, KPK juga menetapkan staf istri Edhy, Ainu Faqih dan pengurus PT Aero Citra Kargo, Siswadi.

KPK menduga Edhy menerima duit suap dari perusahaan yang mendapatkan izin ekspor benur. Duit tersebut diduga disalurkan kepada PT ACK, satu-satunya perusahaan yang ditunjuk untuk mengangkut benur dari Indonesia ke luar negeri. KPK menduga pemilik sesungguhnya perusahaan itu adalah Edhy Prabowo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK kkp Lobster edhy prabowo

Sumber : Tempo.co

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top