Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ternyata, Ini Penyebab Munculnya Parodi Indonesia Raya oleh Netizen Malaysia

Konyolnya, semua ini bermula dari aksi saling balas antara sesama supporter bola. Sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa tim nasional Indonesia dan Malaysia bagai dua seteru abadi atau musuh bebuyutan.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  07:27 WIB
Ilustrasi / Bendera Indonesia dan Malaysia
Ilustrasi / Bendera Indonesia dan Malaysia

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah parodi yang memelintir lagu Indonesia Raya dengan kalimat penuh ejekan sempat beredar di media sosial.

Parodi itu, seperti ramai diberitakan di Internet, dibuat oleh akun MY Asean. Dengan kata-kata yang penuh ejekan, siapa pun yang mendengarnya akan langsung panas dan siap meledak jika negaranya dihinakan. Tapi, apakah kejadian ini merupakan peristiwa tunggal?

Sumber Bisnis.com menyebutkan ternyata parodi ini muncul sebagai tindakan balasan karena sebelumnya ada video bernada pelecehan terhadap lambang negara Malaysia. Pelakunya diidentifikasi sebagai warga Indonesia.

“Lagu Kebangsaan Malaysia – Negaraku (Parody + Lyric Video) diunggah di Youtube pada 14 Maret 2020,” tutur sumber yang meminta namanya tidak disebutkan, Senin (28/12/2020). 

Video tersebut, sebelum diblokir, sudah ditonton sebanyak 51.231 kali

Konyolnya, semua ini bermula dari aksi saling balas antara sesama suporter bola. Sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa tim nasional Indonesia dan Malaysia bagai dua seteru abadi atau musuh bebuyutan.

Situasi ini juga berdampak pada kondisi para suporter fanatik masing-masing pihak. Disebutkan sumber, saling ejek suporter bola itulah yang menjadi pangkal persoalan.

Sebuah akun dari Indonesia memulai dengan membuat parodi terkait lagu kebangsaan Malaysia.

Penelusuran Bisnis.com di youtube, tidak ada akun dari Indonesia dengan nama yang disebutkan sumber sebagai pengunggah lagu kebangsaan Malaysia yang telah diparodikan.

Namun, Bisnis.com sempat menemukan akun lain yang mengunggah video dengan mengubah lambang di bendera Malaysia dengan gambar yang melecehkan.

Pelecehan terhadap lagu kebangsaan Malaysia itulah yang disebut sumber menjadi alasan munculnya parodi lagu Indonesia Raya dengan mengubah gambar serta syair yang membuat emosi bisa terpancing.

Mereka yang tidak memahami latar belakang kejadiannya tentu akan tersulut emosinya. Namun, dengan melihat duduk perkara yang sebetulnya, emosi itu niscaya bisa diredam. Tak hanya itu, kita pun patut  menyesalkan mengapa muncul parodi lagi kebangsaan Malaysia.

“Itu sebabnya, Jakarta tidak nge-gas ke Malaysia,” ujar sumber Bisnis.com.

Meski diyakini “perang ejekan melalui youtube” itu tidak akan berkepanjangan, pihak Indonesia dan Malaysia sudah melakukan langkah-langkah untuk mendinginkan suasana.

Kabar yang diperoleh Bisnis.com, pihak Kominfo telah diminta men-take down jika masih ada video parodi yang bisa memancing suasana panas warga Indonesia dan Malaysia. Hal serupa juga sudah dilakukan di Malaysia.

Berikut pernyataan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia atas munculnya parodi lagu Indonesia Raya di youtube:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia malaysia
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top