Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

18 Orang Tewas Terjebak di Tambang Batu Bara di China

Korban tewas termasuk di antara 24 orang yang terjebak di bawah tanah dengan tingkat karbon monoksida yang berlebihan di tambang batu bara Diaoshuidong.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  14:09 WIB
Tim penyelamat memindahkan seorang korban selamat ke sebuah ambulans di tambang batubara Shanmushu milik Sichuan Coal Industry Group, menyusul kecelakaan banjir di tambang pada hari Sabtu, di Yibin, Provinsi Sichuan, China, Rabu (18/12/2019). - Antara/Reuters
Tim penyelamat memindahkan seorang korban selamat ke sebuah ambulans di tambang batubara Shanmushu milik Sichuan Coal Industry Group, menyusul kecelakaan banjir di tambang pada hari Sabtu, di Yibin, Provinsi Sichuan, China, Rabu (18/12/2019). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 18 orang tewas usai terjebak di tambang batu bara di Kota Chongqing, China, demikian Kantor Berita Xinhua pada Sabtu (5/12/2020).

Insiden itu merupakan yang kedua di kawasan tersebut dalam kurun waktu dua bulan lebih.

Korban tewas termasuk di antara 24 orang yang terjebak di bawah tanah dengan tingkat karbon monoksida yang berlebihan di tambang batu bara Diaoshuidong.

Insiden pada Jumat (4/12/2020), yang terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat di tambang yang ditutup selama dua bulan karena perusahaan membongkar peralatan bawah tanah, sedang diselidiki, lanjutnya.

Tambang di China menjadi salah satu yang paling mematikan di dunia, dengan 16 kematian dilaporkan pada akhir September setelah tingkat karbon monoksida yang tinggi menjebak para penambang di tambang batu bara Songzao di Kota Chongqing.

Tambang Diaoshuidong, yang dibangun pada 1975 dan dikelola sejak 1998 sebagai perusahaan swasta, merupakan tambang dengan gas tinggi berkapasitas 120.000 ton batu bara setiap tahunnya, menurut Xinhua.

Pada 2013, tiga orang tewas dan dua lainnya terluka dalam insiden keracunan hidrogen sulfida di tambang tersebut, katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china batu bara tambang batubara

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top