Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buka Temu Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus, Ini Pesan Mendikbud

Pertemuan Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PNPDBK) digelar oleh Kemendikbud pada 3-5 Desember 2020.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  17:42 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berdialog dengan kepala sekolah dan guru saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 8 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/11/2020). - Antara
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berdialog dengan kepala sekolah dan guru saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 8 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menggelar Pertemuan Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PNPDBK), 3-5 Desember 2020. Menteri Pendidikan Nadiem Makariem berpesan agar bisa mewujudkan merdeka belajar lewat kegiatan tersebut.

“Melalui acara ini saya harap peserta daapat memetik pengalaman dan ilmu yang bermanfaat untuk mewujudkan merdeka belajar dan membentuk karakter pelajar Pancasila,” kata Nadiem saat membuka acara PNPDBK secara virtual, Kamis (3/12/2020).

Nadiem memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat bapak dan ibu guru serta peserta didik, terutama anak dengan kebutuhan khusus dalam menghadapi pandemi.

“Mesipun terkendala kita masih memastikan pembelajaran tidak terhenti bagi setiap murid berkebutuhan khusus,” imbuhnya.

Harapannya, kegiatan tersebut juga bisa menjadi wujud dari Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kemendikbud.  Merdeka Belajar adalah pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, melalui merdeka belajar, Kemendikbud ingin menciptakan SDM unggul, yaitu pelajar pancasila, yang belajar sepanjang hayat, yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

“Pelajar Pancasila punya karakter beriman bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Ini yang akan mengantarkan Indonesia kepada kemajuan,” jelasnya.

Nadiem berpesan agar para guru terus bergotong royong untuk menghadirkan kemerdekaan dalam belajar, tidak hanya di dalam kelas tapi juga dengan berbagai kegiatan di luar kelas.

Dia juga mengajak para siswa untuk selalu percaya diri, merdeka berpikir, dan merdeka dalam menentukan masa depan.

“Kondisi fisik bukan penghalang untuk berprestasi, jadilah pelajar pancasila yang membanggakan kita,” tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud anak berkebutuhan khusus
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top