Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi, jadi Word of The Year di 2020

Pandemi didefinisikan sebagai "wabah penyakit yang terjadi di wilayah geografis yang luas (seperti beberapa negara atau benua) dan biasanya mempengaruhi sebagian besar populasi," menurut Merriam-Webster.com.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  09:54 WIB
Sel virus corona
Sel virus corona

Bisnis.com, JAKARTA - Apa kata yang paling populer sepanjang 2020? Menurut Merriam-Webster jelas adalah pandemi.

Kata ini paling banyak dicari dari kata apa pun, kata Merriam-Webster di situsnya. Saat ini, setidaknya 1,4 juta orang di seluruh dunia telah meninggal karena pandemi COVID-19.

"Kadang-kadang satu kata mendefinisikan sebuah era, dan itu cocok bahwa di tahun yang luar biasa dan sangat sulit ini, satu kata segera muncul ke depan," kata penerbit kamus itu dilansir dari ABS News.

Pandemi didefinisikan sebagai "wabah penyakit yang terjadi di wilayah geografis yang luas (seperti beberapa negara atau benua) dan biasanya mempengaruhi sebagian besar populasi," menurut Merriam-Webster.com.

Akar kata Yunani adalah "pan," yang berarti semua atau setiap dan "demo," yang berarti orang, kata Merriam-Webster.

Pencarian kamus meroket pada 11 Maret ketika Organisasi Kesehatan Dunia secara resmi melabeli COVID-19 sebagai pandemi.

Kata itu, menunjukkan peningkatan 115.806% dibandingkan pencarian pada hari itu pada tahun 2019, kata perusahaan yang didirikan pada tahun 1831 itu.

Pemenang tahun lalu adalah "mereka" seperti yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mengidentifikasi dirinya sebagai pria atau wanita.

Sementara "keadilan" adalah word of the world pada tahun 2018, "feminisme" pada tahun 2017 dan "nyata" pada tahun 2016.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top