Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil Ketua MPR: Pengawasan 3M di Transportasi Darat Masih Lemah

Jelang libur akhir tahun, Lestari menilai penting bagi pemerintah untuk memperketat pelaksanaan pengawasan 3M di moda transportasi darat selain kereta.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 23 November 2020  |  14:44 WIB
Penumpang antre untuk menaiki bus listrik Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (13/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Penumpang antre untuk menaiki bus listrik Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (13/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdjiat menilai selama ini pemerintah pusat dan daerah telah melakukan pengawasan pelaksanaan 3M (menjaga jarak aman, memakai masker dan mencuci tangan) di pesawat dan kereta api dengan baik.

Hanya saja, pengawasan untuk moda transportasi darat selain kereta, seperti bus dan travel masih cenderung lemah.

"Mekanisme pemeriksaan Covid-19 calon penumpang pesawat dan kereta api sudah berjalan selama ini. Yang masih terkesan longgar pengawasannya adalah perjalanan orang menggunakan transportasi darat, selain kereta,” kata Lestari dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Senin (23/11/2020).

Untuk itu, Lestari berharap segera ada perbaikan. Apalagi tak lama lagi akan ada masa-masa libur akhir tahun yang diproyeksi meningkatkan mobilitas masyarakat.

Dia meyakini masih ada peluang untuk berbenah. Salah satunya adalah dengan meninjau kekurangan-kekurangan pengawasan pelaksanaan protokol 3M selama periode liburan sebelumnya.

"Dengan dua kali pengalaman liburan panjang, pemerintah dapat menerapkan mekanisme pengawasan yang lebih baik, lewat sejumlah perbaikan teknis pengawasan dari hasil evaluasi yang telah dilakukan,” sambungnya. 

Pelaksanaan protokol kesehatan yang efektif menjadi salah satu aspek yang tengah diupayakan pemerintah guna menekan lonjakan kasus. Laju pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih belum terbendung, dengan total kasus kumulatif telah mencapai 497.668 per Minggu (22/11/2020).

Dari angka tersebut, baru 418.188 orang yang telah dinyatakan sembuh, dengan total korban meninggal 15.884 jiwa.

"Menjelang liburan akhir tahun dan pemberian vaksin Covid-19, perlu pembiasaan penerapan norma-norma baru di tengah masyarakat dalam berbagai aktivitas, termasuk norma baru dalam kegiatan di masa liburan," tandas Lestari.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top