Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IMF: Pemulihan Ekonomi Global Kehilangan Momentumnya

IMF mencatat pemerintah di dunia telah mengucurkan dana stimulus untuk mendukung ekonomi hingga US$12 triliun selama pandemi Covid-19.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 20 November 2020  |  10:43 WIB
International Monetary Fund
International Monetary Fund

Bisnis.com, JAKARTA – International Monetary Fund (IMF) memperingatkan pemulihan ekonomi global akan kehilangan momentumnya akibat pandemi Covid-19 yang mulai melonjak kembali di sejumlah negara. 

Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan stimulus ekonomi masih sangat diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi.

IMF mencatat pemerintah di dunia telah mengucurkan dana stimulus untuk mendukung ekonomi hingga US$12 triliun selama pandemi Covid-19.

Jumlah ini, menurutnya, masih belum cukup untuk mendorong pemulihan ekonomi sehingga ia menilai pemerintah harus melakukan koordinasi strategis guna memastikan keefektifan stimulus tersebut.

Tak hanya itu, ia pun menyinggung perkembangan apapun mengenai vaksin akan memberikan kepercayaan diri bagi masyarakat dunia.

IMF memprediksi ekonomi dunia bakal menyusut 4,4 persen pada tahun ini, penurunan terburuk sejak 1930. Lembaga donor internasional ini meyakini ekonomi dunia mulai terdongkrak 5,2 persen pada tahun depan meski pemulihan tidak berjalan secara merata.

Selain China, aktivitas ekonomi pada tahun depan akan berjalan lebih lambat dibandingkan tahun lalu di sebagian besar negara maju.

“Kenaikan angka infeksi Covid-19 di sejumlah negara menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi kali ini menjadi sangat tidak pasti,” katanya, dikutip dari bbc.com, Jumat (20/11/2020).

Saat ini, IMF menyatakan peningkatan ekonomi di beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa menunjukkan penguatan dibandingkan estimasi, meski harus kehilangan jutaan lapangan pekerjaan.

Namun, IMF mengingatkan bahwa efek pandemi akan melukai masa depan pemulihan ekonomi misalnya menghambat aktivitas pendidikan dan memperdalam kesenjangan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi global imf Covid-19

Sumber : BBC.com

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top