Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Dibuka Januari 2021

Jika sekolahnya dibuka, orang tua bisa tidak mengizinkan anak datang ke sekolah untuk tatap muka. Pembelajaran tatap muka ini diperbolehkan, tidak diwajibkan.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 20 November 2020  |  15:25 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. - Istimewa
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Empat kementerian memutuskan untuk memberlakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka berlaku pada Tahun Ajaran 2020/2021.

Adapun empat kementerian tersebut adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri.

"Kebijakan ini berlaku mulai semester genap, bulan Januari 2021. Diharapkan daerah dan sekolah kalau siap melakukan tatap muka meningkatkan kesiapannya," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam konferensi pers yang digelar virtual, Jumat (20/11/2020).

Kendati demikian dia memberi catatan, kegiatan belajar tatap muka baru diperbolehkan jika tiga pihak, antara lain pemerintah daerah atau kantor wilayah, kepala sekolah, dan orang tua melalui komite sekolah menyetujui hal tersebut dilakukan.

Apabila salah satu pihak tidak memberi izin, maka kegiatan belajar tatap muka tidak boleh dibuka.

"Kalaupun sekolahnya dibuka, orang tua masih bisa tidak memperkenankan anaknya datang ke sekolah untuk tatap muka. Pembelajaran tatap muka ini diperbolehkan, tidak diwajibkan," tuturnya.

Sementara itu dia menyebut peta zonasi risiko dari satuan tugas penanganan Covid-19 nasional tidak lagi menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka. Adapun pemetaan dilakukan oleh kepala daerah karena dianggap paling mengenal wilayahnya.

Bagi kepala daerah, kegiatan belajar mengajar tatap muka ini bisa dilakukan secara serentak maupun bertahap. "Fleksibilitas diberikan ke Pemda tergantung tingkat keamanan Covid di daerah masing-masing," tutur Nadiem.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak sekolah belajar Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top