Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terkuak, Pangeran William dan Charles pernah Tertular Parah Covid-19, Ditutup-Tutupi Kerajaan

Pangeran William dan sang ayah, Pangeran Charles, ternyata pernah tertular dan dinyatakan positif Covid-19, namun ditutup-tutupi oleh Kerajaan Inggris untuk mencegah kegaduhan masyarakat Inggris.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 02 November 2020  |  11:16 WIB
Ratu Elizabeth II dan Pangeran William - telegraph.co.uk
Ratu Elizabeth II dan Pangeran William - telegraph.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Pangeran William dan sang ayah, Pangeran Charles, ternyata pernah tertular dan dinyatakan positif Covid-19, namun ditutup-tutupi oleh Kerajaan Inggris untuk mencegah kegaduhan masyarakat Inggris.

Padahal, kondisi Pangeran William waktu itu sempat parah karena mengalami kesulitan untuk bernafas, berdasarkan laporan surat kabar The Sun.

Mengutip The Sun, kantor berita Antara edisi Senin (2/11/2020) melaporkan bahwa Pangeran William dari Inggris tertular Covid-19 pada April, bersamaan dengan ayahnya, Pangeran Charles, media Inggris melaporkan pada Minggu (1/11/2020) malam dengan mengutip sumber-sumber Istana Kensington.

William, cucu Ratu Elizabeth dan ahli waris kedua tahta kerajaan Inggris, merahasiakan diagnosisnya karena ia tidak ingin membuat negara itu khawatir, lapor surat kabar The Sun.

"Ada hal-hal penting yang terjadi dan saya tidak ingin membuat siapa pun khawatir," kata William, yang dikutip The Sun ketika berbicara dengan seorang pengamat di suatu acara.

Ia dirawat oleh dokter istana dan mengikuti pedoman pemerintah dengan mengarantina diri di kediaman keluarga Anmer Hall, di Norfolk, kata surat kabar itu.

William menambahkan bahwa ia pada saat itu tetap beraktivitas, melakukan 14 pembicaraan telepon dan video selama April.

"William cukup parah terkena virus itu -benar-benar parah. Pada satu tahap, dia berjuang untuk bernapas, jadi jelas semua orang di sekitarnya sangat panik," kata seorang sumber kepada The Sun.

BBC juga mengonfirmasi berita dari beberapa sumber pada Minggu malam.

Namun, Istana Kensington dan kantor Pangeran William menolak berkomentar secara resmi kepada media tersebut.

Istana belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar pada Minggu malam.

Pihak kediaman ayah William, Pangeran Charles, mengatakan pada 25 Maret bahwa Charles dinyatakan positif mengidap virus corona.

Charles sang ahli waris tahta mengalami gejala ringan Covid-19 dan ia mengisolasi diri di kediamannya di Skotlandia selama tujuh hari.

Inggris, yang mengalami pukulan keras oleh wabah virus corona, sejauh ini melaporkan 46.717 kematian akibat Covid-19.

Jumlah tersebut merupakan mereka yang meninggal dalam 28 hari setelah dinyatakan positif mengidap corona.

Jumlah lebih luas menyangkut orang-orang yang meninggal, dengan Covid-19 dinyatakan pada sertifikat kematian mereka, adalah 58.925.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangeran charles pangeran william Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top