Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mati Lampu Jakarta, Keluhan Warganet Hingga Inspeksi Erick Thohir

PLN hingga saat ini masih menginvestigasi kemungkinan lain pemicu gangguan listrik di luar pengaruh cuaca.
Aktivitas warga dengan latar gardu induk PLN di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Aktivitas warga dengan latar gardu induk PLN di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Warganet ramai-ramai mengeluhkan pemadaman listrik pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 13.00 WIB di media sosial.

Pada Minggu siang, terpantau 15.000 kali cuitan soal mati lampu di twitter. Beberapa wilayah yang melaporkan terjadi mati lampu itu yakni di Kelapa Gading, Pasar Minggu, Panglima Polim, Kemayoran, Tebet dan juga Batu Ampar Jakarta Timur, hingga bekasi.

PT PLN membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk memulihkan distribusi pasokan listrik wilayah Jakarta dan sekitarnya akibat gangguan sejumlah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet), Minggu (1/11/2020) siang.

"Kurang dari 2,5 jam, total pasokan listrik di Jakarta Raya dapat dipulihkan kembali," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan, Minggu (1/11/2020).

Direktur Bisnis Regional Jawa, Bali, Madura PT PLN (Persero) Haryanto WS menjelaskan penyebab gangguan distribusi listrik di sebagian wilayah Jakarta bagian timur serta Jawa Barat bagian utara terjadi pada pukul 12.58 WIB.

Situasi itu terjadi bertepatan dengan kondisi hujan deras disertai petir yang melanda kawasan tersebut.

"Telah terjadi gangguan adanya alat PLN yang disebut sebagai pemutus beban listrik berkapasitas 500 KV di Muara Tawar mengalami 'blackout'," katanya.

Situasi itu direspons secara otomatis oleh sistem dengan mengisolasi saluran lain yang tidak terdampak sehingga gangguan tidak sampai meluas.

"Jalur setelah Muara Tawar melakukan isolasi diri supaya sistem tidak padam semua. Sehingga ada beberapa Sutet mengalami pemadaman," katanya.

Sutet yang mengalami gangguan di antara di Muara Tawar Cibatu, Depok-Cibinong, Cawang-Muara Tawar, Bekasi-Tambun dengan estimasi total beban yang padam 2.266 MW.

Kondisi tersebut berimbas pada pemadaman listrik di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan (Tebet, Mampang, Kebayoran) Jakarta Utara (Kemayoran, Angke) dan Jakarta Pusat (Kemayoran).

Selain Jakarta, sebagian wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, juga turut terdampak pemadaman listrik.

Haryanto mengatakan proses pemulihan distribusi listrik dilakukan dengan menggunakan beban terdekat yang bisa disuplai menuju Jakarta.

"Pukul 13.22 WIB, beban sudah mulai dinormalkan, pada 14.12 WIB seluruh gardu induk sudah dinormalkan. Apabila letak gangguan sudah diketahui, penyaluran listrik ke pelanggan bisa dinormalkan secara bertahap. Pada pukul 15.29 WIB sudah kita nyalakan kembali, seluruh sistem dalam kondisi normal," katanya.

PLN hingga saat ini masih menginvestigasi kemungkinan lain pemicu gangguan listrik di luar pengaruh cuaca.

"Kami mohon maaf ada gangguan ini. Kami sedang kumpulkan data dan histori alat ini, kita cari apa sebabnya supaya kami bisa antisipasi," katanya.

PLN juga memastikan gangguan akibat kerusakan peralatan di GITET Muara Tawar tidak membuat perseroan harus melakukan pemadaman bergilir di Jakarta dan sekitarnya.

"PLN memastikan tidak ada pemadaman bergilir akibat kejadian tersebut," kata Haryanto WS dalam konferensi pers, Minggu (1/11/2020).

Perseroan, ujar dia, berhasil melakukan penormalan penyaluran dari SUTET hingga ke pelanggan.

PLN telah rampung memulihkan listrik di DKI Jakarta dan sekitarnya pada 15.29 WIB. Sedangkan untuk pelanggan di Bekasi pada 15.47 WIB sudah menyala semuanya. Haryanto mengatakan sistem saat ini dalam keadaan normal dan tidak berdefisit.

Gangguan listrik di sebagian wilayah di Ibu Kota, tutur dia, disebabkan oleh meledaknya circuit breaker 500 KV di Muara Tawar. Hingga kini, ia mengatakan perseroan masih menginvestigasi penyebab rusaknya peralatan itu.

Dengan adanya gangguan ini, suplai listrik dari arah Cirata, Jawa Barat bagian tengah ke arah sebagian Jakarta terputus. Kemudian, Haryanto mengatakan sistem langsung mengisolasi diri agar sistem yang seat tetap sehat. Sehingga, tidak semua sistem mengalami padam.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir langsung mendatangi Disjaya PLN untuk melakukan pengecekan terkait pemadaman listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

"Sudah cek langsung ke Lapangan semoga cepat recovery," ujar Erick dikutip dari keterangan Humas BUMN.

Berdasarkan keterangan dari Humas BUMN, secara bertahap PLN akan melakukan penormalan dengan memindahkan beban listrik ke jaringan lainnya. Tim terkait juga tengah melakukan upaya pengecekan dan upaya perbaikan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper