Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Twitter Blokir Cuitan Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad, Apa sih Isinya?

Cuitan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad diblokir oleh Twitter. Simak isi cuitannya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  12:00 WIB
Twitter Blokir Cuitan Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad, Apa sih Isinya?
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Kamis (11/10/2018). - ANTARA/Afriadi Hikmal
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu cuitan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad terkait tanggapannya atas penistaan agama yang dilakukan oleh Charlie Hebdo dan pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta dampak yang ditimbulkannya, di-block pihak Twitter.

Melalui akun Twitter @chedetoofficial, sang perdana menteri memberikan tanggapan atas isu tersebut yang terbagi dalam 13 pernyataan, pada Kamis (29/10/2020).

Namun, pernyataan ke-12 di-block pihak Twitter dengan alasan melanggar ketentuan yakni ujaran kekerasan.

Adapun dikutip dari laman chedet.cc, pernyataan tersebut seakan-akan berisikan pembenaran bahwa Muslim berhak untuk marah dan membunuh jutaan orang Prancis atas pembantaian di masa lalu.

Padahal, maksud dari pernyataan tersebut adalah ajakan untuk tidak membalas dendam karena pada umumnya kaum Muslim tidak menerapkan hukum “mata ganti mata” dan dia berharap orang Prancis pun tidak melakukannya.

Namun, dia meminta pemerintah Prancis mendidik rakyatnya untuk belajar menghargai perasaan orang lain.

Berikut ini adalah cuitan Mahathir yang di-block oleh Twitter:

“Muslims have a right to be angry and to kill millions of French people for the massacres of the past. But by and large the Muslims have not applied the “eye for an eye” law. Muslims don’t. The French shouldn’t. Instead the French should teach their people to respect other people’s feelings.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter malaysia
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top