Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atasi Perlambatan, Foxconn Pacu Lini Bisnis Otomotif

Perseroan mengumumkan sasis kendaraan listrik pertama produksinya. Selain itu, Foxconn menargetkan meraih pangsa pasar mobil listrik hingga 10 persen pada awal 2025,
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  13:01 WIB
Foxconn Technology Group adalah sebuah perusahaan multinasional yang berlokasi di Taiwan yang berkantor pusat di Tucheng, Taiwan dan merupakan bagian dari Hon Hai Precision Industry Co Ltd. Foxconn adalah pembuat komponen elektronik terbesar di dunia, termasuk pencetakan papan sirkuit.  - Reuters
Foxconn Technology Group adalah sebuah perusahaan multinasional yang berlokasi di Taiwan yang berkantor pusat di Tucheng, Taiwan dan merupakan bagian dari Hon Hai Precision Industry Co Ltd. Foxconn adalah pembuat komponen elektronik terbesar di dunia, termasuk pencetakan papan sirkuit. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Hon Hai Precision Industry Co. mengumumkan rencana memacu bisnis otomotif perusahaan untuk mengimbangi perlambatan dalam bisnis komponen dan perakitan elektronik.

Dilansir Bloomberg pada Jumat (16/10/2020), perusahaan yang dikenal dengan merk dagang Foxconn Technology group tersebut mengumumkan sasis kendaraan listrik pertama produksinya. Selain itu, Foxconn memperkenalkan platform perangkat lunak untuk mempermudah produksi produsen mobil listrik.

Perusahaan juga menguraikan rencana untuk merilis baterai solid-state pada tahun 2024 yang berpotensi menggantikan baterai lithium-ion yang lebih umum digunakan di kendaraan listrik.

Chairman Hon Hai, Young Liu, yang mengambil alih dari pendiri perusahaan Terry Gou pada Juli 2019, telah mengalihkan fokus pengembangan ke sektor otomotif, robotika, dan aplikasi medis yang tengah berkemban. Hal ini bartujuan untuk meningkatkan profitabilitas di tengah lesunya pertumbuhan bisnis smartphone dalam beberapa tahun terakhir.

Apple Inc. masih menyumbang sekitar 50 persen dari keseluruhan penjualan Hon Hai, namun perusahaan masih berusaha melakukan diversifikasi perannya sebagai perakit barang elektronik konsumen seperti Macbooks dan Sony Playstation.

Liu menargetkan perusahaan dapat meraih pangsa pasar mobil listrik hingga 10 persen pada awal 2025, dengan sekitar 3 juta kendaraan menggunakan komponen yang dikembangkan perusahaan.

Hon Hai mengatakan awal tahun ini akan membuat usaha patungan dengan Fiat Chrysler Automobiles NV untuk mengembangkan dan memproduksi kendaraan listrik di China.

Perusahaan juga menjalin kemitraan dengan Hua-Chuang Automobile Information Technical Center, salah satu unit dari grup Yulon, untuk merancang mobil listrik. Perusahaan Taiwan saat ini juga memasok sejumlah komponen ke Tesla Inc.

Eksekutif perusahaan mengatakan pada hari Jumat bahwa teknologi pengendalian otomatis perusahaan sudah digunakan di sejumah angkutan bandara di Jepang.

Pada 2019, Hon Hai meraup penjualan sekitar US$330 juta dari komponen otomotif. Perusahaan berharap otomotif dan bisnis baru lainnya dapat membantu meningkatkan margin kotor menjadi 10 persen pada tahun 2025.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

foxconn

Sumber : Bloomberg

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top