Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin Corona Siap Produksi, Satgas Covid-19: Jangan Lengah

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali mengingatkan masyarakat agar tetap melakukan langkah paling sederhana dan terbaik yakni menerapkan protokol kesehatan.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  18:24 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat jangan lengah meskipun pemerintah tengah menyiapkan vaksin dan akan segera masuk tahap produksi.

Upaya paling sederhana dan hal terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah menerapkan protokol kesehatan.

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa protokol kesehatan telah terbukti secara ilmiah menurunkan tingkat risiko penularan hingga 85 persen.

“Jika kita bisa menerapkan ketiga protokol sekaligus risiko penularan akan turun jauh lebih besar,” kata Wiku, Kamis (15/10/2020).

Dia melanjutkan bahwa adaptasi perilaku memang tidak mudah. Disiplin rajin mencui tangan, memakai masker, dan menjaga jarak memerlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar optimal dalam mengendalikan penyebaran virus.

“Kami mohon agar seluruh masyarakat di indonesia betul-betul memahami kondisi pandemi Covid-19 sambil mengubah perilaku. Memastikan kita bisa bertahan menghadapi Covid-19 ini dan menunggu penyiapan program vaksinasi sehingga kita bisa terproteksi dengan berbagai cara,” kata Wiku.

Sementara itu, Satgas Covid-19 mencatat ada penurunan tren penambahan kasus aktif per pekan meskipun secara harian jumlahnya masih mengalami peningkatan.

Pada 27 September 2020 persentase kasus aktif di 10 provinsi menyumbang 67,62 persen dari kasus aktif nasional. Kemudian pada tanggal 4 Oktober 2020 persentase menurun menjadi 66,38 persen dan pada tanggal 11 Oktober 2020 mencapai 65,64 persen.

“Ini adalah kabar baik dan perlu untuk terus ditekan, sehingga persentase kontribusi kasus aktif di 10 provinsi prioritas ini dapat semakin menurun, jika dilihat dari kasus sembuh terjadi peningkatan. baik ditingkat nasional maupun di 10 provinsi prioritas,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top