Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Ini, DPR Kirim Draf Final UU Cipta Kerja ke Jokowi

Tenggat penyerahan draf final UU Cipta Kerja ke pihak eksekutif jatuh pada 14 Oktober 2020.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  07:14 WIB
Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin (tengah) memberikan penjelasan soal proses pembuatan UU Cipta Kerja didampingi Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas (kiri) dan sejumlah anggota DPR lainnya, Selasa (13/10/2020) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta - JIBI/Bisnis - John Andi Oktaveri
Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin (tengah) memberikan penjelasan soal proses pembuatan UU Cipta Kerja didampingi Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas (kiri) dan sejumlah anggota DPR lainnya, Selasa (13/10/2020) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta - JIBI/Bisnis - John Andi Oktaveri

Bisnis.com, JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan mengirimkan draf resmi Omnibus Law UU Cipta Kerja kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Rabu (14/10/2020).

Kepastian itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI Aziz syamsuddin saat menggelar konferensi pers kepada awak media di DPR pada Selasa (13/10/2020).

Menurut Azis, sesuai dengan mekanisme tata tertib DPR yang tertuang di dalam pasal 164, DPR memiliki tenggat 7 hari setelah Rapat Paripurna untuk menyerahkannya kepada pihak esekutif.

“Tenggat waktu untuk penyampaian UU Cipta Kerja ini akan jatuh pada tanggal 14 Oktober 2020, tepatnya pukul 00.00 besok, sehingga nanti pada saat resmi besok UU Cipta kerja dikirim ke Presiden sebagai kepala pemerintahan,” kata Azis.

Dengan demikian, dia menegaskan, UU Cipta Kerja mulai Rabu (14/10/2020) bakal resmi menjadi milik publik mengacu pada mekanisme tata tertib pembuatan UU.

“Maka secara resmi UU Cipta Kerja ini menjadi milik publik secara mekanisme besok,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Azis menegaskan bahwa draf final UU Cipta Kerja yang akan diserahkan ke Presiden Jokowi besok berjumlah 812 halaman.

Adapun, sebelumnya sempat beredar di kalangan publik beberapa versi draf Omnibus Law UU Cipta Kerja dengan jumlah halaman yang berbeda-beda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi dpr Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top