Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 WNI Ditangkap di Perairan Tuas Singapura

Mereka diduga menggunakan kapal tak bernomor lalu berenang ke tepian pantai Tuas.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  13:37 WIB
Patung Merlion berdiri di depan gedung-gedung pencakar langit di Singapura, Selasa (24/3/2020). - Bloomberg/Wei Leng Tay
Patung Merlion berdiri di depan gedung-gedung pencakar langit di Singapura, Selasa (24/3/2020). - Bloomberg/Wei Leng Tay

Bisnis.com, JAKARTA - Empat WNI ditangkap di Singapura lantaran ketahuan memasuki wilayah penghubung Malaysia-Singapura, Tuas, secara ilegal.

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (13/10/2020), berdasarkan informasi Polisi Penjaga Pantai, penangkapan terjadi pada 9 Oktober pukul 20.30 waktu setempat.

Mereka dicegat oleh Komando Operasi Khusus dan Unit Kendaraan Udara Tak Berawak Singapura 5 jam setelah terdeteksi oleh pemantauan.

"Kami tidak akan menyia-nyiakan upaya dan akan terus mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar tersebut untuk melindungi perairan dan perbatasan laut Singapura dari kejahatan dan ancaman keamanan, termasuk masuk dan keluar dari Singapura tanpa izin," kata Komandan Polisi Penjaga Pantai Cheang Keng Keong.

Mereka diduga menggunakan kapal tak bernomor lalu berenang ke tepian pantai Tuas.

Para tersangka telah diserahkan ke Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan untuk penyelidikan lebih lanjut, kata polisi.

Keempatnya didakwa pada 10 Oktober dengan pasal masuk secara tidak sah ke Singapura. Mereka terancam hukuman penjara hingga enam bulan dan minimum tiga cambukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura wni
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top