Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kekayaan Miliarder Dunia Melesat Selama Pekan Lalu. Bos Amazon Juaranya

Kenaikan saham Amazon menambahkan US$8,8 miliar ke kekayaan CEO Amazon Jeff Bezos, orang terkaya di dunia, dari setelah pasar tutup pada Jumat, 2 Oktober hingga penghujung Jumat, 9 Oktober.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  10:07 WIB
Pendiri dan CEO Amazon.com Inc. Jeff Bezos ketika menghadiri acara Amazon Sambhav di New Delhi, India, Rabu (15/1/2020). - Bloomberg/Anindito Mukherjee
Pendiri dan CEO Amazon.com Inc. Jeff Bezos ketika menghadiri acara Amazon Sambhav di New Delhi, India, Rabu (15/1/2020). - Bloomberg/Anindito Mukherjee

Bisnis.com, JAKARTA - Saham teknologi rebound minggu lalu, menyusul penurunan sebagai tanggapan berita Presiden Donald Trump dan sejumlah stafnya terjangkit Covid-19.

Dilansir Forbes, Senin (12/10/2020), saham Amazon naik 5 persen selama seminggu, dibandingkan dengan kenaikan masing-masing 3,2 persen dan 3,8 persen di Indeks Industri Dow Jones dan S&P 500.

Pada Jumat pekan lalu, sahamnya naik 3 persen setelah perusahaan mengungkapkan banyak perangkat elektronik dan barang lainnya akan didiskon besar-besaran selama momentum belanja tahunan, yang dijadwalkan pada 13 dan 14 Oktober.

Kenaikan saham Amazon menambahkan US$8,8 miliar ke kekayaan CEO Amazon Jeff Bezos, orang terkaya di dunia, dari setelah pasar tutup pada Jumat, 2 Oktober hingga penghujung Jumat, 9 Oktober. Mantan istrinya, MacKenzie Scott, mendapatkan US$3 miliar minggu ini berkat 4 persen saham Amazonnya.

Mantan CEO Microsoft Bill Gates dan Steve Ballmer juga menjadi lebih kaya, karena saham perusahaan naik 4,7 persen selama seminggu. Memanfaatkan booming game selama pandemi, Microsoft mengumumkan kemitraan dengan GameStop pada Kamis pekan lalu yang memungkinkan pengecer video game menggunakan cloud dan aplikasi kerja Microsoft, dan akan memperluas lini produk Microsoft Xbox yang tersedia.

The Verge melaporkan bahwa Microsoft juga telah bergabung dengan daftar perusahaan yang mengizinkan bekerja dari rumah sebagai aturan tetap. Perusahaan akan mengizinkan sebagian besar karyawan untuk bekerja dari jarak jauh selama kurang dari setengah minggu hari kerja. Gates mengakhiri minggu dengan mendulang US$2,1 miliar, sementara kekayaan Ballmer naik US$2,6 miliar.

CEO Tesla Elon Musk memperoleh US$3,5 miliar dalam seminggu terakhir sebagian berkat target harga saham baru dari seorang analis Wall Street. Pada Kamis lalu (8/10/2020), Pierre Ferragu dari New Street menargetkan Tesla pada US$578, dengan alasan kurangnya persaingan yang berarti. Saham perusahaan mobil listrik ditutup pada Jumat dengan harga US$434 per saham.

Perusahaan mobil swakemudi Waymo, yang dimiliki oleh induk Google Alphabet, memulai layanan taksi tanpa sopirnya pada Kamis di daerah Phoenix. Musk mengkritik sistem Waymo karena dibatasi oleh ketergantungannya pada peta.

Pasar cukup senang dengan Waymo, dan saham Alphabet naik 3,9 persen untuk minggu lalu, menambahkan masing-masing US$ 2,3 miliar dan US$2,1 miliar, ke kekayaan pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin.

Miliarder China juga mengalami kenaikan kekayaan minggu ini karena yuan mencapai nilai tertinggi terhadap dolar AS dalam 17 bulan. Bagian dari lonjakan itu dikaitkan dengan kepemimpinan mantan Wakil Presiden Joe Biden dalam jajak pendapat melawan Donald Trump.

Ketua Tencent Ma Huateng dan pendiri dan CEO Pinduoduo Colin Zheng Huang mendapat lonjakan terbesar dari setiap miliarder China minggu ini, menambahkan masing-masing US$2,9 miliar ke kekayaan mereka. Miliarder air minum kemasan Zhong Shanshan juga menempati peringkat sebagai salah satu pemenang teratas, mengakhiri minggu dengan kekayaan naik sebesar US$2,6 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

microsoft google amazon.com jeff bezos
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top