Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunker ke Kalteng, Jokowi Tinjau Proyek Lahan Singkong Prabowo

Presiden Jokowi akan meninjau food estate di Kalimantan Tengah, termasuk lahan singkong yang menjadi tanggung jawab Menhan Prabowo Subianto pada Kamis (8/10/2020).
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  10:36 WIB
Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (8/10 - 2020). Presiden dan rombongan akan meninjau proyek food estate / Biro Pers Sekretariat Presiden / Kris
Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (8/10 - 2020). Presiden dan rombongan akan meninjau proyek food estate / Biro Pers Sekretariat Presiden / Kris

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke luar kota di tengah puncak unjuk rasa UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020).

Dalam agendanya, Presiden akan meninjau food estate di kota Palangkaraya. Presiden juga akan meninjau lahan singkong yang berada di bawah tanggung jawab Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Seperti diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi menunjuk Menhan Prabowo Subianto untuk mengurus cadangan pangan singkong di food estate.

Prabowo pun menyatakan siap mengubah singkong menjadi bahan pangan untuk membuat roti dan mie.

Dia pun menargetkan luas area lahan singkong 30.000 hektare pada 2021. Selanjutnya, luas lahan yang digarap akan meningkat hingga mencapai 1,4 juta hektare pada 2025.

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi untuk menyokong Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam proyek food estate di Kalimantan Tengah.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sebelumnya menugaskan Menhan Prabowo Subianto untuk menjadi penanggung jawab dalam pembangunan food estate di Kalimantan Tengah.

Jokowi mengungkapkan alasan penunjukkan Prabowo ialah karena bidang pertahanan tak hanya mengurusi alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan. 

Selain meninjau proyek food estate, pada kunjungannya hari ini Presiden juga akan membagikan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif kepada usaha kecil dan mikro.

Sementara itu, Presiden menuju Kalimantan Tengah dari Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Kabupaten Sleman. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, kota Palangka Raya, sekitar pukul 09.10 WIB.

Dari Bandara Tjilik Riwut, Presiden langsung melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju kabupaten Pulang Pisau.

Presiden dijadwalkan untuk meninjau lumbung pangan atau food estate, berikut penanaman padi, keramba ikan, serta peternakan bebek yang terletak di kecamatan Pandih Batu.

Pada siang harinya, Presiden akan menuju Gedung Pertemuan Umum Handep Hapakat, kabupaten Pulang Pisau untuk membagikan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Setelah itu, Kepala Negara akan kembali menuju Bandara Tjilik Riwut menggunakan helikopter. Dalam perjalanan tersebut, Presiden sekaligus akan meninjau lokasi lumbung pangan singkong di kabupaten Gunung Mas dari atas helikopter.

Setibanya di Bandara Tjilik Riwut, Presiden dan rombongan akan langsung lepas landas menuju Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Tengah antara lain, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Sebelumnya Deputi Protokol Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin, membantah Presiden Jokowi sengaja meninggalkan Jakarta di tengah puncak demonstrasi UU Cipta Kerja.

Dia mengatakan bahwa agenda meninjau food estate di Kalimantan Tengah telah direncanakan jauh hari, sehingga tidak ada kaitan dengan aksi unjuk rasa.

"Presiden memang concern kepada ketahanan pangan nasional, karena seperti peringatan FAO ada risiko kelangkaan pangan akibat pandemi. Jadi memang Presiden ingin meninjau langsung progres Food Estate ini," katanya.

Seperti diketahui, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia menyebutkan bahwa sejumlah serikat pekerja telah sepakat melakukan aksi massa turun ke jalan pada 6 - 8 Oktober 2020. Mereka menuntut sejumlah pasal di UU Ciptaker yang dinilai merugikan kaum buruh.

Lokasi unjuk rasa di DKI Jakarta akan berpusat di gedung DPR, Istana Kepresidenan, kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan kantor Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara itu, aliansi BEM seluruh Indonesia juga menyerukan turun ke jalan pada hari ini, Kamis (8/10/2020). Istana Kepresidenan akan menjadi tempat menyampaikan aspirasi mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prabowo subianto singkong food estate cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top