Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengapa Gedung Putih Diterobos Covid-19? Ini Penjelasan Pakar AS

Saran Fauci selama ini menyangkut pedoman kesehatan masyarakat untuk melawan virus Corona kerap bertentangan dengan sikap Presiden Donald Trump, yang meremehkan pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  13:45 WIB
Mengapa Gedung Putih Diterobos Covid-19? Ini Penjelasan Pakar AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggalkan tempat setelah memberikan pengarahan harian kepada satuan tugas virus Corona (Covid-19) di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Kamis (26/3/2020). Turut hadir bersama Trump adalah Dr. Anthony Fauci (kanan), direktur Institut Nasional untuk Penyakit Alergi dan Menular./Antara - Reuters/Jonathan Ernst
Bagikan

Bisnis.com, WASHINGTON - Kasus  infeksi Covid-19 di lingkungan Gedung Putih menjadi sorotan pakar penyakit menular Amerika Serikat, Anthony Fauci.

Fauci menegaskan mestinya Gedung Putih bisa mencegah terjadinya infeksi virus Corona tersebut.

Masalahnya, saran untuk menjalankan protokol kesehatan selama ini seperti tidak mendapat perhatian kalangan di Gedung Putih.

Anthony Fauci, Selasa (6/10/2020) waktu setempat mengatakan bahwa klaster infeksi virus Corona baru-baru ini di Gedung Putih seharusnya bisa dicegah.

Saran Fauci selama ini menyangkut pedoman kesehatan masyarakat untuk melawan virus Corona kerap bertentangan dengan sikap Presiden Donald Trump, yang meremehkan pandemi Covid-19.

Beberapa asisten dekat Trump dan politisi senior Partai Republik juga telah dinyatakan positif Corona, sejak Trump pada Jumat mengumumkan bahwa ia dan Ibu Negara Melania Trump telah tertular virus tersebut.

"Lihatlah apa yang terjadi pekan ini di Gedung Putih," kata Fauci dalam sebuah wawancara.

Pernyataan itu disampaikan Fauci ketika ditanya nasihat apa yang akan ia berikan untuk mendiskusikan tindakan pencegahan penularan virus Corona dengan kerabat yang meyakini bahwa pandemi tersebut sebagai suatu kebohongan.

"[Pandemi] itu adalah kenyataan dan setiap hari semakin banyak bermunculan orang yang terinfeksi. Itu bukan berita palsu. Ini situasi yang tidak menguntungkan ketika kita melihat hal seperti itu yang seharusnya bisa dicegah," kata Fauci.

Fauci telah lama menganjurkan penggunaan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Trump pada Senin (6/10) kembali ke Gedung Putih dari rumah sakit militer, tempat ia menghabiskan tiga malam dirawat karena Covid-19.

Namun, Trump lalu mengajak masyarakat Amerika "untuk keluar" dan tidak membiarkan hidup mereka didominasi oleh virus.

Trump meninggalkan rumah sakit dengan mengenakan masker, tetapi melepaskannya untuk berpose di balkon Gedung Putih dan tidak memasangnya kembali ketika dia memasuki gedung.

Presiden AS itu, yang posisinya berada di belakang capres saingannya dari Partai Demokrat Joe Biden menjelang pemilu 3 November, telah mendorong pembukaan kembali ekonomi dan sekolah-sekolah lebih cepat.

Trump menuduh pihak Demokrat mencegah pembukaan tersebut untuk tujuan politik.

Trump jarang memakai masker di depan umum, dan sering kali hanya menerapkan sedikit jarak fisik pada sejumlah kegiatan kampanyenya dan acara Gedung Putih.

Fauci, direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular, menganggap lonjakan kasus infeksi virus Corona di AS sebagian karena kegagalan negara mengambil langkah penutupan sepenuhnya.

Sudah lebih dari 210.000 orang di Amerika Serikat meninggal akibat Covid-19 dan lebih dari tujuh juta orang terinfeksi. Jumlah itu lebih banyak dari negara lain mana pun.

Penasihat senior Gedung Putih Stephen Miller, yang merupakan penulis utama pidato Trump dan penasihat berpengaruh untuk kebijakan imigrasi garis keras sang presiden, pada Selasa menjadi kasus terbaru Covid-19 yang dilaporkan di sekeliling Trump.

Beberapa sosok lainnya di lingkaran Trump yang dalam beberapa hari terakhir mengumumkan bahwa mereka telah dinyatakan positif Covid-19  termasuk penasihat dekat Trump, Hope Hicks.

Hal yang sama terjadi pada juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany, manajer kampanye Trump, Bill Stepien, dan senator Partai Republik Mike Lee, Thom Tillis dan Ron Johnson.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Donald Trump covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top